Jumat, 11 September 2015

Our Story’18




Main cast: Cho Kyuhyun, Kang Su Yoong
Rate: 17+
Lenght: Part
Auhtor: Lily Park
                Fb: Nurillaiyah(LY)
                Twitter: @magnolia2498
Genre: School, life, love drama
Summary: Dunia akan menemukan kita yang sebenarnya di umur 18 tahun.
***
Author
Tidak apa-apa kau tidak mengenal cinta. Tidak apa-apa jika kau terluka. Tidak apa-apa jika kau  merasa bersalah. Tidak apa-apa jika kau merasa menyesal. Merasa kecewa. Sesak karena masa lalu. Atau sesak karena tidak ada orang yang perduli padamu. Yang terpenting jangan sakit. Kerena semua itu hal biasa yang di alami Seorang manusia normal. Semuanya baik-baik saja. Karena kau masih 18 tahun.
Masih banyak waktu yang akan kau lalui.
Masih banyak hal yang bisa kau lakukan.
Masih banyak jalan yang harus kau lewati.
Jangan pernah menyerah pada keadaanmu.
Dan suatu saat sebuah kebenaran akan datang padamu.
Hanya percayalah. Pada dirimu sendiri.
***
Kang Su Yoong
Suatu saat kau seperti sampah. Di buang di sembarang tempat dan di anggap tidak berharga. Di manapun kau ada kau selalu jadi sesuatu yang di buang. Karena mereka tidak tau apapun tentang dirimu. Karena semua orang menganggapmu sebelah mata. Itu karena mereka tidak bisa melihat kenyataan. Itu karena kau lebih berharga. Kau sangat berharga.
“Namaku Kang Su Yoong”
“Kang Su Yoong?”
“Su Yoong? Kau nampak seperti Su Jin”
“Aku... memang adik Su Jin. Dan Su Jin adalah kakakku”
“Oh.. jadi Kang Su Jin ini kakakmu? Pantas saja!”
Mereka menertawakan Su Jin. Tawa itu. Aku sangat membencinya.
“Kalian.. apa mulut itu tau apa yang mereka katakan?”
Tatapan itu. Mereka bahkan menatapku seperti itu. Mata bulat yang memuakkan.
“Apa maksudmu?”
“Hei! Kau! Kau sangat sombong!”
Kalian seperti... pantaskah kalian di sebut manusia?
“Kalian tau aku sombong, jadi jangan berani bermain denganku. Berhenti juga mengganggu Su Jin”
Tangan-tangan itu berani menunjukku. Mereka akan merasakannya.
“Hei.. lihatlah dia. Beraninya dia!”
“Kita beri saja sebuah pelajaran”
“Mrs. Smith, bisakah aku bicara dengan kakaku sebentar?”
“Tentu”
Aku akan membuat mereka membayar semuanya. Aku akan membuat mereka membayar apa yang mereka lakukan pada Su Jin. Apapun itu, aku akan membuat mereka membayarnya. Membuat mereka menyesalinya. Lihat apa yang bisa di lakukan orang yang tak pernah mereka anggap sebelumnya.
Tangan gadis ini begitu dingin. Dia sangat berbeda denganku. Meski pun kami besar dan tumbuh bersama. Dia sangat berbeda denganku. Meski kami di asuh dengan cara yang sama. Itu tidak menjamin di punya sifat sepertiku, dia berbeda denganku.
“Su Yoong, hentikan”
Dua mata coklat itu menatap tepat ke arah mataku. Tatapan itu, sangat menyayat hati.
“Apa bisa aku berhenti? Apa yang kau lakukan selama ini Su Jin? Kau.... Kau sangat bodoh!!”
“Benar..aku bodoh, aku sangat bodoh seperti yang kau katakan”
“Jadi berhentilah bersikap bodoh. Kembalilah menjadi kakak yang tegar untukku”
Air beningnya mulai menetes. Sudut matanya mulai basah.
“Aku tidak bisa”
“Jika kau terus seperti ini, aku akan pergi dari sisimu”
Aku benar-benar akan meninggalkanmu. Berbaliklah dan kejar aku Su Jin. Kita akan memulainya dari awal. Kita akan memulainya dari awal lagi. Seperti Lima tahun yang lalu. Saat pertama kali kita saling berjanji. Akan hidup sangat baik di depan makam ayah.
“Aku akan kembali ke Korea. Jika kau terus seperti ini, aku tidak akan menemuimu lagi”
Tangan hangat itu mendekapku. Dia berbalik untukku.
“Aku tidak bisa membiarkanmu kembali, ke tempat itu lagi”
“Aku tidak perduli, aku tidak perduli jika harus kembali ke sana. Karena akan ada kau di sisiku”
“Su Yoong... aku tidak bisa bersamamu lagi”
Dia mulai menangis di pundakku. Menghembuskan tangis terisaknya ke udara. Dia.. sudah cukup dia tersiksa selama ini. Aku sudah tidak sanggup lagi. Kami bukanlah hama yang perlu di basmi. Kami bukanlah sampah yang bisa di buang kapan saja. Kami adalah.. kami. Bukan orang lain.
“Jika begitu, kau akan melihatku jatuh seperti sebelumnya... tanpamu”
“Su Yoong!! Su Yoong!!”
Aku tidak bisa lagi Su Jin. Tidak bisa melihatmu seperti ini.
***
Kyuhyun
Mataku tertutup rapat. Tapi telingaku menakap suara yang familiar. Suara yang ku dengar setiap hari. Suara yang ada di manapun aku berada. Suara yang selalu terdengar tidak terima. Dia selalu seperti itu. Mata yang menyebarkan aura kebencian.
“Namaku Kang Su Yoong”
“Kang Su Yoong?”
“Su Yoong? Kau nampak seperti Su Jin”
“Aku... memang adik Su Jin. Dan Su Jin adalah kakakku”
“Oh.. jadi Kang Su Jin ini kakakmu? Pantas saja!”
Dendam yang membara dan hati sekeras batu.
“Kalian.. apa mulut itu tau apa yang mereka katakan?”
“Apa maksudmu?”
“Hei! Kau! Kau sangat sombong!”
Manusia yang tak mengenal ketakutan.
“Kalian tau aku sombong, jadi jangan berani bermain denganku. Berhenti juga mengganggu Su Jin”
Tidak sekalipun goyah dengan tatapan-tatapan benci semua orang. Dia tetap setegar batu karang.
“Hei.. lihatlah dia. Beraninya dia!”
“Kita beri saja sebuah pelajaran”
 “Mrs. Smith, bisakah aku bicara dengan kakakku sebentar?”
“Tentu”
Dia sama seperti diriku. Orang yang sebenarnya tak di inginkan. Tak pernah di anggap. Tak pernah di perdulikan. Seperti itu. Hanya menjadi pion bagi orang lain. Tameng bagi orang lain. Intan yang sebenarnya. Hal yang berharga. Di anggap sebelah mata.
Kang Su Yoong. Pion bagi Su Jin.
“Jika begitu, kau akan melihatku jatuh seperti sebelumnya... tanpamu”
“Su Yoong!! Su Yoong!!”
Dan juga terlalu bodoh. Dia terlalu percaya pada orang lain.
“Kau.. akan merasakan semuanya sendiri jika kembali ke sana. Dan aku akan mendapatkan segalanya”
***
Author
“Terima kasih semuanya. Kalian membantuku dengan sangat baik”ucap Su Jin begitu kembali ke dalam kelas.
“Tentu saja”jawab Ken menghampiri Su Jin.
Semua tersenyum puas. Termasuk Su Jin yang dapat melakukan tujuannya dengan baik. Dia menuntaskan misinya dengan sempurna. Akting yang selama ini di lakoninya benar-benar nyata. Hingga dia berhasil membuat Su Yoong percaya.
“Kyu..”Kyuhyun beranjak pergi. Su Jin meninggalkan Ken begitu saja.
Su Jin mengekori Kyuhyun dengan cepat.  Dua pasang kaki mereka sampai di atap gedung itu. Tepat di hadapan kota London. Kota yang penuh dengan orang-orang yang Kyuhyun benci. Seperti Su Jin.
“Aku tidak ingin bicara denganmu. Pergilah!”Kyuhyun mengusir Su Jin begitu mendekatinya.
“Aku adalah calon tunanganmu. Jadi aku berhak ada di sini”ucap Su Jin.
“Aku tidak pernah ingin bertunangan dengan seorang aktris sepertimu. Tidak sekalipun”jawab Kyuhyun dingin.
“Kita akan lihat nanti”Su Jin menggenggam tangan Kyuhyun erat.
 Kyuhyun menghempaskannya ke udara. Dia benar-benar tidak menyukai gadis itu. Dia terlalu berlebihan. Su Jin yang ambisius membuatnya muak. Kyuhyun membenci semua fakta bahwa dunia selalu menjunjung martabat sebagai nomor satu. Dan semua orang  melakukan apapun untuk mendapatkannya. Termasuk mengorbankan orang lain.
Kyuhyun berlalu. Su Jin masih berdiri di tempatnya semula. Mengamati orang itu melalui punggungnya.
“Aku akan mendapatkanmu. Cho Kyuhyun”Su Jin tersenyum menang.
***
To Be Continued..
#Lily_Park

Like+comen ne..^^ 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar