Main Cast: Cho Kyuhyun, Shin Eun Ji
Author: Lily Park
Rate: 17
Genre: Romance,
Comedy, Action
Lenght: Part
***
Author
Kyuhyun berlari
dengan tangan kanannya yang masih di perban. Dengan cepat kedua kakinya
mengejar orang yang mencurigakan di sekitar ruangan Eun Ji. Kini dia sampai di
lobi dan matanya meneliti setiap orang. Tapi orang aneh itu telah menghilang di
balik kerumunan. Orang itu ternyata dia sudah ada jauh di luar. Kyuhyun
terlambat. Orang itu sudah pergi jauh.
Kyuhyun berlarian
panik ke ruangan Eun Ji. Setelah dia masuk tidak ada seorang pun di dalam sana.
Kyuhyun masih kawatir kemudian berusaha mencari tau. Ia menemui suster Park.
Suster Park yang menyadari keberadaan Kyuhyun langsung berpaling ke arahnya.
“Suster Park,
dimana Dokter Shin?”tanya Kyuhyun.
“Dokter
Shin?”dengan wajah anehnya bertanya.
“Iya, dimana dia
sekarang?”Kyuhyun mengangguk.
“Setauku dia ada
di ruangannya, atau mungkin di asrama Dokter”jawab suster Park.
“Terima kasih
suster Park”Kyuhyun pergi.
Kyuhyun pergi ke
asrama Dokter. Kyuhyun masuk ke kamar
Eun Ji. Untunglah gadis itu sedang tertidur di sana. Tampaknya operasi besar
semalam telah membuatnya lelah. Kyuhyun mendekat dan membelai rambut yang
menutupi mata Eun Ji. Eun Ji tersenyum dalam tidurnya. Mimpi yang bahagia.
Tiba-tiba tangan
Eun Ji mencengkram lengan kiri Kyuhyun. Kyuhyun terkejut. Ekpsresi wajah Eun Ji
berubah. Tetesan air mata terlihat di sudut matanya yang terpejam. Gadis itu
menangis sekarang. Kemana mimpi yang indah sebelumnya? Kenapa jadi seperti itu?
“Eonni! Eonni!
Eonni!”Eun Ji mengigau dalam tidurnya.
Kyuhyun tertegun.
Begitu dalamnya kah kehilangan orang yang sangat di cintai?
***
Cho Kyuhyun
Ada orang aneh
yang sering menampakkan dirinya di rumah sakit. Dia berkeliaran di sekitar Eun
Ji. Aku tidak tau apa yang ingin di lakukannya. Tapi sepertinya dia akan melakukan sesuatu
yang menempatkan Eun Ji dalam bahaya. Aku tidak suka itu. Aku tidak mau Eun Ji
dalam bahaya lagi. Tidak bisa lagi.
“Tuan
muda”Sekertaris Jo datang.
“Kau sudah
menemukannya?”tanyaku padanya.
“Maaf, kami belum
menememukannya”ungkapnya.
“Awasi Myung
Soo”perintahku.
Dengan segera
sekertaris Jo berlalu. Ku harap tidak akan terjadi apa-apa kali ini. semoga
tidak ada sesuatu yang buruk yang akan menimpa Eun Ji-Ku. Aku akan selalu
melindunginya seperti dia yang menyelamatkan nyawaku saat itu.
Aku kembali ke
kamar rawatku. Sesampainya di balik pintu, ku dengar percakapan dua orang
suster yang sedang bertugas. Mereka sedang asyik bergosip. Berhenti tepat di
depan kamarku yang belum sepenuhnya menutup. Mulanya mereka membicarakan hal
biasa. Tapi lama-kelamaan aku jadi tidak tau apa yang sedang mereka bicarakan. Aku
hanya bisa mendengarnya saja.
“Kau tau, Dokter
Shin memang beruntung!”teriak salah satu suster.
“Bukan beruntung
suster Min! Dia benar-benar mendapat jackpot!”sahut suster lainnya.
“Namja yang di
rawatnya benar-benar tampan. Seandainya aku bisa mengandeng tangannya dan
memeluknya. Pasti aku tidak bisa tidur setiap hari”ungkap suster yang di
panggil Min itu.
“Andai saja aku
bisa melihatnya”kata suster yang lainnya.
“Ini kamarnya, ya
tidak salah lagi”suara Min itu lagi
Aku terkejut dan
berpura-pura hendak membuka pintu. Dua orang suster itu terpana melihatku
keluar dari dalam ruangan. Mata mereka seakan ingin keluar dari tempatnya.
Mereka terkejut setengah mati. Aku tau pasti mereka tidak akan pernah menyangka
aku mendengarnya langsung bukan?
Aku hanya diam
dan menatap mereka dalam-dalam. Ku lemparkan senyum dengan hangat. Mereka
seakan membeku di tempat. Mata mereka tidak berkedip. Rasanya seperti baru
melihat hantu di depan mereka. Apakah aku seperti penampakan?
“Cho
Kyuhyun!!!”bentak suara dari arah lorong ruang UGD.
Eun Ji datang
tergopoh dengan tatapan setan neraka yang sangat ganas. Wajahnya merah padam.
Rasanya akan ada bom yang segera meledak. Yang akan meluluh lantakan seluruh
lorong kamar rawat ini. Kemarahan Eun Ji. Gadis itu terlihat sangat kejam.
Tanpa senyum sekalipun. Dua suter itu menatap Eun Ji ngeri. Mereka takut.
“Wae?”tanyaku.
“Apa yang kau
tulis di sini!”Eun Ji menyingkap poninya.
Dua orang suster
itu tertawa dengan keras. Mereka menertawakan Eun Ji lalu berjalan pergi. Rasanya
aku akan segera mendapat hujatannya lagi. Seperti biasa dan biasanya lagi. Dia
marah dan meninggalkanku sendiri dan mengumpatku. Seperti itulah.
“Cute Eun
Ji”kubaca dengan keras tulisan itu.
“Sekali
lagi”perintahnya.
“Cute Eun Ji!”aku
sedikit berteriak.
“Sialan!”umpatnya
lalu menendang kaki kanan ku.
Aku berusaha
menahan sakitnya tendangan itu. Dengan sedikit tarikan ku tempatkan Eun Ji ke
dalam kamar rawatku. Lalu dengan cepat ku tutup pintunya. Menyandarkan Eun Ji
pada tembok dan menatamnya dalam. Untuk sesaat dia diam.
***
Shin Eun Ji
Kyuhyun menulis
hal konyol di jidatku. Dia menuliskan hal menggelikan sepanjang sejarah! Dan
karena hal itu aku jadi bahan lelucon di daerah UGD. Ini semua gara-gara si
usil Kyuhyun itu. Dia memang memiliki tangan jail yang menyebalkan. Tangan
kirinya masih bisa bergerak walau tangan kanannya di perban. Dia membuatku
jengkel!
“Cute Eun Ji”dia
membaca tulisan itu.
“Sekali
lagi!”perintahku.
“Cute Eun
Ji!”teriaknya.
“Sialan!”umpatku
lalu menendangnya.
Dengan kaki yang
ku tendang dia meringis kesakitan. Dia lalu menarikku ke dalam kamar rawatnya
dan menyandarkan badanku ke tembok. Secepat kilat tangannya menutup pintu. Mataku tak bisa lepas darinya. Dua mata
coklat yang menghipnotis setiap saat. Dan membuat pikiran kosong. Sejenak
semuanya sepi. Sampai dia membuka suaranya.
“Aku suka
semuanya, semuanya terlihat manis”ungkapnya.
Aku bergidik
ngeri. Setan apa yang ada di hadapanku? Siapa dia? Apa ahjussi mesum yang
kemarin datang lagi?
“Aku suka
sepasang mata hitam ini”kecupan lembut di kedua mataku.
“Apa yang kau
lakukan!”aku berusaha mendorongnya menjauh.
“Hidung
ini’lanjutnya.
“Kau ini!
gila!”tanganku mendorongnya lebih jauh.
“Dan.. bibir
ini”ucapnya lalu ciuman mendarat di sana juga.
Sial! Dia
menjebakku lagi kali ini! Dia memimpin lagi! Orang ini menyebalkan!
“Hentikan itu!
Aku akan memberimu pelajaran!”aku berhasil mendorongnya menjauh.
“Apa? Pelajaran
apa?”tanyanya.
“Tentang ini!”aku
mendekat.
Aku berusaha
mendekatinya lebih lagi. Sekarang aku sangat dekat dengannya. Ku tatap kedua
matanya dengan tajam. Sepertinya dia terpana dan tidak berkedip. Dia seperti
serba salah terjebak dengan permainanya sendiri. Kau yang memulainya!
Aku
mengimbanginya dengan berjinjit. Sekarang tinggiku kurang beberapa senti dengan
wajahnya. Aku menariknya membungkuk lalu menciumnya. Rasakan kau Kyuhyun! Aku
akan membalasmu! Rasakan balasan setimpal ini! Coba saja kau menantangku lagi!!
Tangannya
menarikku. Melepaskan ciuman panas itu. Sebenarnya bukan maksudku memulainya
panas. Tapi Kyuhyun yang menarikku lebih dalam. Dia memang menyebalkan! Balas
dendamku sia-sia! Sialan!
***
Author
Kyuhyun melompat
dari tempat tidurnya. Seseorang baru mengatakan bahwa Eun Ji meninggalkan RS
Myung Soo. Ada suster yang melihatnya di ikuti seseorang yang mencurigakan.
Ciri-ciri orang itu sama seperti yang pernah di lihatnya sebelumnya. Kyuhyun
tidak bisa tinggal diam dan segera pergi meskipun dokter melarangnya.
Kyuhyun melepas
perbannya dengan kasar. Menahan sakit yang tiba-tiba menyerang tangannya.
Dengan sedikit paksaan perban itu jatuh. Sekarang sakit itu bukan halangan
dibandingkan keselamatan Eun Ji. Kyuhyun sudah tidak perduli pada rasa
sakitnya. Dia tetap nekat mengejar taksi yang membawa Eun Ji.
***

Tidak ada komentar:
Posting Komentar