Jumat, 11 September 2015

Love Mode Part 3 (Sequel Ice Prince)



Main Cast: Cho Kyuhyun, Shin Eun Ji
Author: Lily Park
Rate: 17
Genre: Romance, Comedy, Action
Lenght: Part
***
Author
Kyuhyun berlari dengan tangan kanannya yang masih di perban. Dengan cepat kedua kakinya mengejar orang yang mencurigakan di sekitar ruangan Eun Ji. Kini dia sampai di lobi dan matanya meneliti setiap orang. Tapi orang aneh itu telah menghilang di balik kerumunan. Orang itu ternyata dia sudah ada jauh di luar. Kyuhyun terlambat. Orang itu sudah pergi jauh.
Kyuhyun berlarian panik ke ruangan Eun Ji. Setelah dia masuk tidak ada seorang pun di dalam sana. Kyuhyun masih kawatir kemudian berusaha mencari tau. Ia menemui suster Park. Suster Park yang menyadari keberadaan Kyuhyun langsung berpaling ke arahnya.
“Suster Park, dimana Dokter Shin?”tanya Kyuhyun.
“Dokter Shin?”dengan wajah anehnya bertanya.
“Iya, dimana dia sekarang?”Kyuhyun mengangguk.
“Setauku dia ada di ruangannya, atau mungkin di asrama Dokter”jawab suster Park.
“Terima kasih suster Park”Kyuhyun pergi.
Kyuhyun pergi ke asrama Dokter.  Kyuhyun masuk ke kamar Eun Ji. Untunglah gadis itu sedang tertidur di sana. Tampaknya operasi besar semalam telah membuatnya lelah. Kyuhyun mendekat dan membelai rambut yang menutupi mata Eun Ji. Eun Ji tersenyum dalam tidurnya. Mimpi yang bahagia.
Tiba-tiba tangan Eun Ji mencengkram lengan kiri Kyuhyun. Kyuhyun terkejut. Ekpsresi wajah Eun Ji berubah. Tetesan air mata terlihat di sudut matanya yang terpejam. Gadis itu menangis sekarang. Kemana mimpi yang indah sebelumnya? Kenapa jadi seperti itu?
“Eonni! Eonni! Eonni!”Eun Ji mengigau dalam tidurnya.
Kyuhyun tertegun. Begitu dalamnya kah kehilangan orang yang sangat di cintai?
***
Cho Kyuhyun
Ada orang aneh yang sering menampakkan dirinya di rumah sakit. Dia berkeliaran di sekitar Eun Ji. Aku tidak tau apa yang ingin di lakukannya.  Tapi sepertinya dia akan melakukan sesuatu yang menempatkan Eun Ji dalam bahaya. Aku tidak suka itu. Aku tidak mau Eun Ji dalam bahaya lagi. Tidak bisa lagi.
“Tuan muda”Sekertaris Jo datang.
“Kau sudah menemukannya?”tanyaku padanya.
“Maaf, kami belum menememukannya”ungkapnya.
“Awasi Myung Soo”perintahku.
Dengan segera sekertaris Jo berlalu. Ku harap tidak akan terjadi apa-apa kali ini. semoga tidak ada sesuatu yang buruk yang akan menimpa Eun Ji-Ku. Aku akan selalu melindunginya seperti dia yang menyelamatkan nyawaku saat itu.
Aku kembali ke kamar rawatku. Sesampainya di balik pintu, ku dengar percakapan dua orang suster yang sedang bertugas. Mereka sedang asyik bergosip. Berhenti tepat di depan kamarku yang belum sepenuhnya menutup. Mulanya mereka membicarakan hal biasa. Tapi lama-kelamaan aku jadi tidak tau apa yang sedang mereka bicarakan. Aku hanya bisa mendengarnya saja.
“Kau tau, Dokter Shin memang beruntung!”teriak salah satu suster.
“Bukan beruntung suster Min! Dia benar-benar mendapat jackpot!”sahut suster lainnya.
“Namja yang di rawatnya benar-benar tampan. Seandainya aku bisa mengandeng tangannya dan memeluknya. Pasti aku tidak bisa tidur setiap hari”ungkap suster yang di panggil Min itu.
“Andai saja aku bisa melihatnya”kata suster yang lainnya.
“Ini kamarnya, ya tidak salah lagi”suara Min itu lagi
Aku terkejut dan berpura-pura hendak membuka pintu. Dua orang suster itu terpana melihatku keluar dari dalam ruangan. Mata mereka seakan ingin keluar dari tempatnya. Mereka terkejut setengah mati. Aku tau pasti mereka tidak akan pernah menyangka aku mendengarnya langsung bukan?
Aku hanya diam dan menatap mereka dalam-dalam. Ku lemparkan senyum dengan hangat. Mereka seakan membeku di tempat. Mata mereka tidak berkedip. Rasanya seperti baru melihat hantu di depan mereka. Apakah aku seperti penampakan?
“Cho Kyuhyun!!!”bentak suara dari arah lorong ruang UGD.
Eun Ji datang tergopoh dengan tatapan setan neraka yang sangat ganas. Wajahnya merah padam. Rasanya akan ada bom yang segera meledak. Yang akan meluluh lantakan seluruh lorong kamar rawat ini. Kemarahan Eun Ji. Gadis itu terlihat sangat kejam. Tanpa senyum sekalipun. Dua suter itu menatap Eun Ji ngeri. Mereka takut.
“Wae?”tanyaku.
“Apa yang kau tulis di sini!”Eun Ji menyingkap poninya.
Dua orang suster itu tertawa dengan keras. Mereka menertawakan Eun Ji lalu berjalan pergi. Rasanya aku akan segera mendapat hujatannya lagi. Seperti biasa dan biasanya lagi. Dia marah dan meninggalkanku sendiri dan mengumpatku. Seperti itulah.
“Cute Eun Ji”kubaca dengan keras tulisan itu.
“Sekali lagi”perintahnya.
“Cute Eun Ji!”aku sedikit berteriak.
“Sialan!”umpatnya lalu menendang kaki kanan ku.
Aku berusaha menahan sakitnya tendangan itu. Dengan sedikit tarikan ku tempatkan Eun Ji ke dalam kamar rawatku. Lalu dengan cepat ku tutup pintunya. Menyandarkan Eun Ji pada tembok dan menatamnya dalam. Untuk sesaat dia diam.
***
Shin Eun Ji
Kyuhyun menulis hal konyol di jidatku. Dia menuliskan hal menggelikan sepanjang sejarah! Dan karena hal itu aku jadi bahan lelucon di daerah UGD. Ini semua gara-gara si usil Kyuhyun itu. Dia memang memiliki tangan jail yang menyebalkan. Tangan kirinya masih bisa bergerak walau tangan kanannya di perban. Dia membuatku jengkel!
“Cute Eun Ji”dia membaca tulisan itu.
“Sekali lagi!”perintahku.
“Cute Eun Ji!”teriaknya.
“Sialan!”umpatku lalu menendangnya.
Dengan kaki yang ku tendang dia meringis kesakitan. Dia lalu menarikku ke dalam kamar rawatnya dan menyandarkan badanku ke tembok. Secepat kilat tangannya menutup pintu.  Mataku tak bisa lepas darinya. Dua mata coklat yang menghipnotis setiap saat. Dan membuat pikiran kosong. Sejenak semuanya sepi. Sampai dia membuka suaranya.
“Aku suka semuanya, semuanya terlihat manis”ungkapnya.
Aku bergidik ngeri. Setan apa yang ada di hadapanku? Siapa dia? Apa ahjussi mesum yang kemarin datang lagi?
“Aku suka sepasang mata hitam ini”kecupan lembut di kedua mataku.
“Apa yang kau lakukan!”aku berusaha mendorongnya menjauh.
“Hidung ini’lanjutnya.
“Kau ini! gila!”tanganku mendorongnya lebih jauh.
“Dan.. bibir ini”ucapnya lalu ciuman mendarat di sana juga.
Sial! Dia menjebakku lagi kali ini! Dia memimpin lagi! Orang ini menyebalkan!
“Hentikan itu! Aku akan memberimu pelajaran!”aku berhasil mendorongnya menjauh.
“Apa? Pelajaran apa?”tanyanya.
“Tentang ini!”aku mendekat.
Aku berusaha mendekatinya lebih lagi. Sekarang aku sangat dekat dengannya. Ku tatap kedua matanya dengan tajam. Sepertinya dia terpana dan tidak berkedip. Dia seperti serba salah terjebak dengan permainanya sendiri. Kau yang memulainya!
Aku mengimbanginya dengan berjinjit. Sekarang tinggiku kurang beberapa senti dengan wajahnya. Aku menariknya membungkuk lalu menciumnya. Rasakan kau Kyuhyun! Aku akan membalasmu! Rasakan balasan setimpal ini! Coba saja kau menantangku lagi!!
Tangannya menarikku. Melepaskan ciuman panas itu. Sebenarnya bukan maksudku memulainya panas. Tapi Kyuhyun yang menarikku lebih dalam. Dia memang menyebalkan! Balas dendamku sia-sia! Sialan!
***
Author
Kyuhyun melompat dari tempat tidurnya. Seseorang baru mengatakan bahwa Eun Ji meninggalkan RS Myung Soo. Ada suster yang melihatnya di ikuti seseorang yang mencurigakan. Ciri-ciri orang itu sama seperti yang pernah di lihatnya sebelumnya. Kyuhyun tidak bisa tinggal diam dan segera pergi meskipun dokter melarangnya.
Kyuhyun melepas perbannya dengan kasar. Menahan sakit yang tiba-tiba menyerang tangannya. Dengan sedikit paksaan perban itu jatuh. Sekarang sakit itu bukan halangan dibandingkan keselamatan Eun Ji. Kyuhyun sudah tidak perduli pada rasa sakitnya. Dia tetap nekat mengejar taksi yang membawa Eun Ji.

*** 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar