Title: Ice Prince part 5
Main Cast: Cho Kyuhyun, Shin Eun Ji
Author: Lily Park
Rate: 15
Genre: Romance
Lenght: Part
***
Author
“Aku sudah
menepati janjiku padamu. Tapi kenapa kau mengirimkan adikmu padaku?”ucap
Eunhyuk.
“Apa? Eun Ji
menemuimu?”wajah Eun Bi terlihat kaget.
“Kau menyuruhku
diam. Aku sudah melakukannya. Tapi kenapa kau tidak bisa membuat adikmu
diam?”nada Eunhyuk terlihat tidak terdengar baik.
“Apa yang dia
lakukan?”rasa kawatir menyelimuti mata Eun Bi.
“Dia menghujatku.
Dia bahkan berani membuatku marah. Dia
menyebutku brengsek.. dia melakukan semua itu di depan Kyuhyun. Cho Ji
Eun”ungkap Eunhyuk.
“Apa yang akan
terjadi sekarang?”tanya Ji Eun.
“Kita akan
membuatnya membayar! Semuanya! Semua yang sudah mereka lakukan pada kita”tangan
Eunhyuk meremas cup kopinya dengan kasar.
“Jangan sakiti
adikku”
“Dia bukan adikmu
lagi. Dia musuhmu. Dia bisa saja menghalangi rencanamu. Ingatlah itu”ucap mulut
Eunhyuk dengan keras.
Pertemuan sore
itu tidak pernah diduga. Rencana pembalasan dendam Ji Eun dan Eunhyuk tidak
dapat berjalan lancar. Dia tidak menyangka adiknya bisa terlibat langsung pada
hal ini. Dia sangat bersalah menempatkan Eun Ji pada masalah. Seperti kakak
yang kejam mengirimkan adiknya ke medan perang.
Sementara di
tempat lain Kyuhyun dan Eun Ji masih saling mendebat tentang kalung itu.
Kyuhyun tetap saja menyangka bahwa Eun Ji adalah Ji Eun. Dia masih saja mengira
bahwa gadis itu adalah seseorang yang ia cari. Mereka bahkan tidak sadar bila
mata elang sedari tadi mengintai dari kejauhan.
“Aku bukan Ji
Eun. Aku ini Eun Ji!”ucap Eun Ji dengan nada pasrah.
“Kau Ji Eun”tegas
Kyuhyun.
***
Cho Kyuhyun
Kenapa kau
kekanakan seperti ini? Kau ini Ji Eun! Kau Ji Eun! Ingatlah kau ini Cho Ji Eun!
“Aku bukan Ji
Eun. Aku ini Eun Ji”ucapnya dengan nada pasrah.
“Kau Ji
Eun”tegasku tak mau kalah.
“Ah.. sudahlah!
Aku tidak mau berdebat lagi tentang ini. Aku sudah muak!”teriaknya.
“Kau.. kenapa kau
ini seperti itu? Kau ini Ji Eun! Ingatlah!”gadis itu pergi.
Dua langkah
kemudian dia kembali merampas kalung itu dari tanganku. Lalu secepat kilat
berlari menjauh. Gadis itu.. kenapa dia tidak bisa mengingatnya sama sekali?
Apakah ada sesuatu yang salah dengannya?
“Hey... kau Cho
Kyuhyun kan? Dasar namja gila!!!”teriaknya memakiku dari jauh.
Gadis itu? Kenapa
dia berubah? Kenapa dia berubah?
***
Shin Eun Ji
“Hey... kau Cho
Kyuhyun kan? Dasar namja gila!!!”makiku dari jauh.
Aku puas sekali
mengalahkannya. Aku bisa mendapatkan kalung berharga ini dari tanganya. Aku
tidak akan mengecewakan Eonni. Aku bisa menebus kesalahanku dengan menemukannya
lagi. Semoga saja dia tidak akan kecewa
padaku satu kalipun. Ku harap tidak akan membuatnya kecewa sampai kapanpun.
Di apartemen
sudah terang. Eonni pasti sampai lebih dulu. Dia pasti pulang lebih awal karena
kurang enak badan. Keadaan yang sebelumnya memang tidak baik. Ku harap semuanya
akan baik. Dia akan segera sehat dan ceria lagi. Semoga saja begitu.
Kedua kakiku
menaiki tangga. Rasanya melelahkan mencari kalung ini seharian. Badanku terasa
lelah dan pegal. Kakiku seperti di gelayuti beban. Intinya aku sangat lelah
hari ini. Aku akan mandi dan menyiapkan makan malam. Kelihatannya Eonni langsung ke kamarnya tanpa
memasak. Dia pasti kelelahan.
Masakanku sudah
akan selesai. Lebih baik jika ku panggil Eonni untuk makan malam. Rasanya tidak
enak jika aku harus makan sendiri. Membuatku bosan jika harus melahap semuanya
tanpa teman. Aku berjalan ke arah kamar Eonni. Pintunya terbuka sebagian. Aku
hampir mengetuknya.
“Eonn...”suaraku
menghilang.
“Jadi apa yang
seharusnya kita lakukan pada Kyuhyun?”suara eonni terdengar serius dari balik
pintu.
“Bagaimana jika
kita membunuhnya? Kau setuju Chagi?”suara di seberang sana menjawab.
“Apa tidak ada
cara lain?”suara eonni terdengar gusar.
“Tidak. Bukankah
kau sudah berniat balas dendam pada keluarga itu? ingatlah Ji Eun, mereka
membuangmu dan ingin kau mati”suara itu kembali mempertegas.
“Kita akan
lakukan dengan caramu Eunhyuk”
Apa aku tidak
salah dengar? Eunhyuk?
“Bagaimana dengan
Eun Ji? Bukankah lebih baik jika kita menyingkirkannya juga?”tanya Eunhyuk.
Apa yang akan
mereka lakukan padaku? Apa salahku?
***
Author
Eun Ji masih
mematung di depan pintu. Mulutnya mengeras seketika. Dia masih tidak percaya
bahwa kakaknya adalah Ji Eun. Dia
bingung harus melakukan apa. Dia bahkan tidak bisa percaya bahwa kakaknya
merencanakan balas dendam pada keluarga Kyuhyun. Rasanya itu mustahil di
lakukan kakak yang lembut seperti dia. Itu tidak mungkin.
Kakinya berlari
ke arah kamar. Di tutupnya kamar itu dengan cepat. Badannya bersandar pada
pintu dan berdiri gemetar. Kenyataan ini tidak bisa di terima akalnya. Hatinya
berteriak tidak bisa percaya apa yang terjadi. Ternyata selama ini jiwa
serigala sudah memasuki raga seekor
domba. Kelembutan yang menyembunyikan dendam.
Yang dia tau
kakaknya adalah seorang yang lembut dan bijaksana. Tidak sekalipun terlintas
kakaknya akan melakukan hal seperti itu. Dia tidak pernah meduganya sama
sekali. Tidak sekalipun.
“Eun Ji-ah...
turunlah. Ayo kita makan malam”seru sang kakak dari bawah.
“Maaf Eonni.. aku
aku sudah makan malam. Jadi makanlah dengan lahap sendiri”balas sang adik.
Dia benar-benar
kecewa pada kakaknya. Dia tidak bisa terima semuaini terjadi di hidupnya. Dia
masih enggan percaya bahwa kakaknya memelihara iblis di hatinya. Semua
kelembutan yang di tunjukkanya selama ini adalah kepalsuan. Hanya sebuah kedok
menutupi semuanya.
Di tempat lain
Kyuhyun masih saja memikirkan apa yang terjadi. Dia masih saja berkutat pada Ji
Eun dan Eun Ji. Dia masih saja membuat kepalanya kewalahan memikirkan hal itu
berulang kali. Dia masih berharap bahwa Eun Ji itu Ji Eun yang selama ini
hilang. Dia tidak tau bahwa itu semua hanyalah hal bodoh.
“Tuan muda”sapa
seorang pelayan dan menunduk.
“Nyonya
menyelidiki orang itu. Dia mengirim mata-mata untuk mengikuti tuan”lapornya
pada Kyuhyun.
“Dia pasti akan
segera bergerak. Pastikan gadis itu aman”perintah Kyuhyun.
“Baik. Akan ku
kirimkan orang untuk menjaganya tuan”pelayan itu membungkuk lalu pergi.
Diam-diam Kyuhyun
meminta pelayan pribadinya melakukan penyelidikan. Dan sesuai dengan apa yang
di perkirakannya ibunya bertindak cepat. Dia sudah mencium keberadaan Ji Eun.
Sepertinya mereka akan segera melaksanakan misi penghancuran. Kyuhyun tidak
akan membiarkan itu terjadi. Tidak kedua kalinya.
Pagi harinya Eun
Ji terbangun. Lankahnya berubah cepat saat menyadari Eonninya sudah pergi.
Tiba-tiba dia sangat kawatir pada Kyuhyun. Terlintas di kepalanya pembicaraan
kakaknya tadi malam. Tentang rencana pembalasan dendam kakaknya itu.
Perasaannya mengatakan dia harus menghentikannya. Dia tidak mau kakaknya
berubah nekat.
Kakinya berlari
secepat mungkin. Dia harus menemu Kyuhyun. Tidak tau harus kemana mencari namja
itu. Tapi satu tempat yang selalu dia yakini. Namja itu pasti ada di jembatan.
Dia pasti kesana itulah yang di pikirkan Eun Ji. Namja itu pasti ada di sana.
***
Shin Eun Ji
Tiba-tiba aku
merasa sangat takut. Takut eonni akan melakukan hal keji itu. Menjadi takut
bahwa Eonni akan berubah jadi orang lain. Aku tidak rela. Dia tidak boleh
melakukannya. Aku harus mencegahnya. Semua dendam itu harus berakhir. Semuanya
harus selesai.
Aku harus
menemukan namja itu. Dia harus tau yang sebenarnya. Dia harus tau bahwa Eun Bi
adalah Ji Eun. Dia harus mengetahui segalanya. Tentang balas dendam itu. Dia
harus menghentikan Eonniku. Harus menyadarkanya bahwa semua ini salah.
Aku melihat
Eonniku berdiri di jembatan dengan seorang namja. Dari kejauhan namja itu
terlihat tidak asing. Kenapa Eonni bisa menemuinya? Apa yang akan di lakukannya
sekarang? Apa yang akan di lakukannya pada Kyuhyun?
“Aku.. aku adalah
Ji Eun. Apa kau masih mengenaliku oppa?”senyum manis eonni mengembang.
“Ji Eun? Benarkah
ini kau?”wajah namja itu berubah.
“Ya.. ini aku.
Aku kembali oppa” tangannya membentang.
“Ji Eun-ah”mata
namja itu berkaca-kaca.
“Aku ingin
memelukmu oppa. Aku sangat merindukanmu”eonni mendekat pada Kyuhyun.
“Aku sangat
merindukanmu”ucap namja itu lemah.
Keduanya saling
mendekap di hadapanku. Terlihat sekali Kyuhyun sangat merindukan gadisnya.
Pelukannya semakin erat. Kulihat tangan eonni bergerak. Ada sebuah pistol di
tangannya. Sekarang pistol itu mengarah pada Kyuhyun. Tapat di kepalanya.
Peluru di dalamnya siam menembus kepala Kyuhyun. Tapi namja itu terlalu bodoh
untuk sadar. Dia masih saja hanyut oleh suasana.
“Tidak.. jangan
lakukan itu eonni!!!”teriakku berlari mendorong keduanya kedepan.
Dua orang itu
terjatuh. Pistol itu terlempar jauh dari jangkauan eonniku. Syukurlah aku masih
sempat menghentikannya. Namja itu masih saja bodoh. Kenapa dia tidak segera
sadar dan bangkit?
“Eonni. Jangan lakukan
itu. Ku mohon padamu”suaraku semakin berat.
“Ji Eun”terdengar
Kyuhyun memanggilnya.
“Bukankah dia
mencintaimu?”
“Dia tidak
mencintaiku”sahutnya.
“Satu hal lagi!
Aku bukan eonnimu lagi! Aku Cho Ji Eun”suaranya menyayat hatiku.
Eonni.. kenapa?
“Ji Eun?”
***
Cho Kyuhyun
Ji Eun kembali
padaku. Dia memelukku dengan erat. Aku sudah menemukannya sekarang. Sekarang
dia akan kembali bersamaku lagi. Dan akan aku buat dia bahagia. Aku akan
membuatnya bahagia. Tidak akan melepaskannya lagi sekarang. Tidak akan!
“Tidak.. jangan
lakukan itu eonni!!!”Teriak seorang dengan kencang.
Tiba-tiba badanku
terlempar. Sebuah pistol juga terlempar
tidak jauh dari kami. Gadis itu sudah berdiri di hadapanku. Dia melemparkan sejuta kekecewaanya pada Ji
Eun. Dia sepertinya mengenal siapa Ji Eun. Dan sepertinya dia tidak ingin Ji
Eun..
“Eonni. Jangan
lakukan itu. Ku mohon padamu”terdegar suara berat di sana.
“Ji Eun”suaraku
terpecah saat memanggilnya.
“Bukankah dia
mencintaimu?”tanya gadis itu pada Ji Eun.
“Dia tidak
mencintaiku”ucap Ji Eun padanya.
“Satu hal lagi!
Aku bukan eonnimu lagi! Aku Cho Ji Eun”tegasnya.
“Ji Eun?”
Apa yang sedang
terjadi? Sebenarnya apa ini?
“Sudahlah! Jangan
lanjutkan ini!?”suara itu.
Eunhyuk? Kenapa
ada dia di sini? kenapa dia ada di sini?
“Kau seharusnya
mati Kyu, Kau sudah membuat keluargaku hancur. Kau juga harus hancur!”jemari
Eunhyuk menarik pelatuk pistol itu.
Darr..
daarr..darr..
Aku menutup
mataku. Suara itu terdengar nyaring. Tapi tubuhku seakan sangat ringan. Aku seperti melayang. Ku buka
mataku dan merasakan sepasang tangan mendekapku. Tiba-tiba tubuhku menghantam air
dengan keras dan semuanya gelap. Semuanya gelap tanpa cahaya.
***
Author
Eun Ji mendekap
Kyuhyun dengan erat. Dorongan Eun Ji
membuat Kyuhyun terhindar dari peluru Eunhyuk. Tapi keduanya akhirnya jatuh ke
sungai dan terbawa arus. Eun Ji masih dalam keadaan sadar. Kedua tangannya
masih memeluk tubuh Kyuhyun dengan erat. Dia baru menyadari bahwa namja itu
pingsan.
Keduanya terbawa
arus sampai ke sebuah tempat asing yang
tidak pernah mereka kenal. Eun Ji dengan susah payah menyeret Kyuhyun yang
masih tidak sadarkan diri ke pinggir sungai. Tubuhnya kesulitan membopong
Kyuhyun yang lebih besar darinya. Dengan sisa tenaganya dia berhasil membawa
Kyuhyun ke tempat yang lebih landai. Namja itu masih belum sadarkan diri.
Eun Ji berusaha
membangunkan Kyuhyun. Akhirnya CPR pun di lakukan. Namun Kyuhyun tidak kunjung
sadarkan diri. Mungkin karena terlalu banyak meminum air sungai adalah
penyebabnya. Nadinya lemah saat Eun Ji mengeceknya. Eun Ji memutuskan untuk
pompa jantung tapi masih tidak ada hasil.
“Apa yang harus
ku lakukan? Jika saja appa ada di sini semua ini pasti akan lebih mudah”ucapnya
dalam kepanikan.
“Apakah aku
harus...”dia terlihat ragu.
Tapi sedetik
kemudian dia sudah membulatkan tekatnya. Dia tidak bisa membiarkan orang di
hadapannya mati. Tidak bisa. Aku harus menolongnya itulah yang dipikirkannya.
Dia akhirnya melakukan nafas buatan pada Kyuhyun. Hal yang paling di bencinya
saat berurusan dengan namja.
Perlahan-lahan
Kyu mulai terbangun. Dia mulai sadar dengan pelan. Matanya berkedip beberapa
kali saat melihat Eun Ji di hadapannya. Dia tidak bisa mempercayai
penglihatannya. Dia masih bernafas. Dia hidup.
“Kau??
Menciumku?”tanya Kyu pada Eun Ji.
“Aku hanya
melakukan CPR! Aku tidak menciummu ahjussi!”tegas Eun Ji dengan marah.
Ji Eun tertembak
Eunyuk. Mengetahui pelurunya menembus dada Ji Eun Eunhyuk memutuskan mengakhiri
hidupnya juga. Satu peluru kini bersarang di kepalanya. Sebelum polisi datang
kedua orang itu sudah menyapa ajal lebih dulu. Semuanya selesai.
#ThreeYearLater
“Apa aku
salah?”tanya Eun Ji pada Seseorang.
“Apa?”sahut orang
itu.
“Mencintaimu. Apa
aku salah dengan itu?”tanya Eun Ji lagi.
“Aku rasa
tidak”jawab seseorang itu.
“Benarkah
itu?”dia masih saja penasaran.
Dua orang manusia
memandang sunset bersama. Di tempat yang kini bisa di sebut dengan rumah. Di
tempat yang seharusnya bisa memberikan sejuta kebahagiaan. Dua manusia itu
saling bertukar senyum penuh cinta. Di sanalah keduanya berada setelah hal
buruk itu.
“Ya
benar”jawabnya lagi.
“Aku tau ini
semua benar, Kyuhyun oppa”senyum mengembang di bibir Eun Ji.
“Kau memanggilku
oppa? Kemarilah aku akan menciummu. Eun Ji”
“Ya.. oppa. Kau
ini !!! jauh dariku!!!”
Cerita itu sudah
berakhir. Cerita ini juga sudah berakhir. Tapi bukan itu. Cinta tidak akan
berakhir. Mereka baru saja mulai. Jadi tidak ada alasan untuk mengakhiri...
Its..true.. Right??
The end..

Tidak ada komentar:
Posting Komentar