Jumat, 11 September 2015

Love Mode (Sequel Ice Prince)





Main Cast: Cho Kyuhyun, Shin Eun Ji
Author: Lily Park
Rate: 15
Genre: Romance, Comedy, Action
Lenght: Part
***
Author
Suasana siang itu  benar-benar kacau. Terlihat semuanya sibuk di tempat masing-masing. Itu karena insiden kecelakaan beruntun di sekitar jalan besar pusat kota. Banyak dari korbannya yang di bawa ke Rumah Sakit Myung Soo.  Seorang dokter masih sibuk menyiapkan operasi darurat untuk menyelamatkan salah satu pasiennya yang kritis. Pasien penting yang ternyata putra presiden sekaligus artis yang sedang tenar di Korea Selatan.
“Dokter Shin, semuanya sudah siap”panggil seorang perawat.
“Baiklah, cepat suruh semua orang masuk”perintah Dokter itu.
Setengah jam kemudian dokter itu keluar dari ruang operasi. Seperti yang di harapkan operasinya berjalan lancar dan pasien selamat. Keluarga pasien menunjukkan wajah lega mereka. Mereka cukup bahagia atas berita itu. Lalu dengan cepat berterima kasih pada Dokter Shin.
“Terima kasih Dokter Shin”ucap Presiden.
“Itu adalah tugas saya”kata Dokter Shin lalu membungkukkan badanya.
Rombongan Keluarga Presiden pergi meninggalkan rumah sakit. Pasien sudah di pindahkan ke ruang perawatan. Dokter perempuan itu masuk ke ruangan istirahat dengan wajah lelahnya. Terlihat gelap di manapun. Sepertinya belum ada yang kembali. Mereka masih sibuk. Pasien masih perlu penangan di UGD.
Tangannya mencari saklar lampu. Kakinya berusaha tidak membentur sesuatu. Tangannya meraba dinding.  Berusaha menemukan tombol itu dengan segera. Malam semakin larut. Dia harus segera beristirahat agar bugar besok pagi. Akhirnya saklar itu di temukan. Dengan segera tangannya menekannya. Dan semuanya berubah terang.
“Ohh!!! Kau seperti hantu saja!! Kau mengagetkanku!!”teriak sang dokter.
***
Cho Kyuhyun
Akhirnya aku tiba di Seoul. Penerbangan dari Paris sangat melelahkan. Meskipun aku tidur selama penerbangan  tapi tetap saja membosankan. Bila saja aku tidak ingin pulang aku tidak akan terbang ke Korea.  Jika tidak ada alasan untuk kembali ke Korea aku akan menetap di Paris. Ini semua karena Eun Ji. Alasan terkuatku untuk kembali. Dia sudah jadi Dokter yang hebat.
“Ohh.. Kyuhyun”sapa seseorang padaku.
“Ne.. aku datang”Jawabku
Ayah Eun Ji. Dia adalah salah satu direktur di Myung Soo.  Dalam usia mudanya Eun Ji juga mampu menelurusi jejak ayahnya.  Dokter Shin juga salah satu yang bepengaruh atas perkembangan Myung Soo. Tidak salah jika anaknya juga menuruni jejak sang ayah.
“Eun Ji masih sibuk. Ada kecelakaan besar terjadi. Tunggu saja dia di ruangannya”saran Dokter Shin.
“Baiklah. Aku akan menunggunya. Aku permisi”pamitku pada Dokter Shin.
Sudah dua jam lebih aku menunggu kedatangan Eun Ji. Rasanya membosankan diam tanpa melakukan apapun. Aku mulai mengantuk. Rasanya mataku tidak kuat lagi menahannya. Lebih baik jika aku tidur sebentar. Tidak ada salahnya tidur di ruangan ini. Bukannya aku juga punya hak sebagai Namjachingu Eun Ji?
“Ohh!!! Kau seperti hantu saja!! Kau mengagetkanku!!”teriak seorang perempuan.
Mataku terbuka pelan. Sedikit silau dengan cahaya lampu yang terang. Seorang perempuan berjas putih berdiri kaget di samping tembok. Aku tertidur?
“Kau! Kenapa tidak menyalakan lampu?”tanyanya mendekat.
“Apa itu caramu menyambutku?”sahutku kesal.
“Jam berapa kau sampai?”tanyanya lagi sambil melepas jas putihnya.
“Ehm.. sekitar empat jam yang lalu”jawabku santai.
“Kenapa tidak memberitauku jika kau pulang?”wajah Eun Ji terlihat datar.
“Jika aku memberitahumu apa kau akan datang ke bandara?”dia bergeleng.
“Tentu saja tidak! Aku tidak bisa meninggalkan pasienku”ungkapnya.
Dia jujur sekali. Meskipun jujur itu baik tapi itu menyakitkan. Perempuan ini benar-benar. Kenapa aku masih mencintainya dengan sifat tidak perdulinya itu? kenapa aku masih saja rela di nomor duakan olehnya? Aku ini memang bodoh.
“Jadi kau lebih sayang pasienmu?? Oh.. Oke”dengan cepat aku berdiri.
“Mau kemana? Bukankah kau sudah menungguku. Setidaknya pergi minum teh bersamaku”tahannya.
“Aku akan minum teh bersamamu. Aku mau asalkan kau mau memberiku. Here.. Night kiss”ku tunjuk bibirku dengan gaya menggoda.
“Ahjussi mesum”kudengar mulutnya meledekku.
Apa? Dia bilang aku mesum? Kenapa dia bisa menyebut orang dengan seperti itu? kenapa bisa aku menyukainya? Kenapa aku baru sadar aku ini bodoh? Bagaimana bisa aku tahan dengannya selama empat tahun? Semua itu memang aneh.
“Jika aku Ahjussi mesum, Lalu kau ini apa?”tanyaku.
“Aku seorang dokter”sahutnya bijak.
“Gadis mana yang mencium laki-laki yang baru dikenalnya?”godaku.
“Yakkk!! Itu bukan sebuah ciuman! Itu CPR! Kau dengar! CPR tuan muda Cho!”jawabnya dengan nada tinggi.
“Jika itu CPR. Maka tunjukkan padaku ciuman yang sebenarnya”ledekku.
“Baik! Akan aku tunjukkan”ucapnya lalu mendekatiku.
***
Shin Eun Ji
Orang ini selalu menyebalkan! Kenapa dia bisa jadi bagian penting dari hidupku? Kenapa dia jadi salah satu alasan yang kuat untuk tetap hidup? Menjadi hal berharga yang selalu ku rindukan? Apakah benar aku mencintainya? Apa seperti itu?
“Jika itu CPR. Maka tunjukkan padaku ciuman yang sebenarnya”ledeknya.
“Baik! Akan aku tunjukka”ucapku penuh api.
Dia memang sedang memancingku. Kyuhyun! Kau tidak akan selamat!
Kakiku mendekatinya. Wajahnya seperti berubah. Sepertinya dia tidak menduga reaksiku. Kalau kau inginkan itu maka akan aku kabulkan. Ya akan aku kabulkan semua permintaanmu. Sebuah ciuman bukan? Akan ku lakukan.
“Dokter Shin!!”teriakan terdengar.
Aku menoleh dan melihat In Haa berdiri di depan pintu. Matanya membelalak melihatku hanya berjarak dua senti dari wajah Kyuhyun. Sial! Ini sangat memalukan. Harusnya aku tidak terpancing dengan namja mesum ini!
“Maaf aku mengganggu kalian. Aku akan pergi”Ucap In Haa hendak pergi.
“Ah.. tidak. Kami yang akan pergi, istirahatlah Dokter Kang”aku menarik Kyuhyun pergi dari sana.
Ini benar-benar memalukan. Dia ini sangat kekanakan sekali. Memang aku mencintainya tapi kenapa dia sangat kekanakan. Aku sungguh tidah percaya namja ini. Susah sekali di tebak.
***
Author
Dua orang itu masuk ke sebuah restoran di daerah Gangnam. Restoran berlantai dua yang bergaya Italia. Perabotan dan segala pernak-pernik yang sangat mencolok di sana-sini. Tempat kesukaan Kyuhyun. Tapi bukan gaya Eun Ji sama sekali. Dia pikir ini terlalu formal untuk makan malam. Dia tidak suka dengan itu. Kyuhyun Romantis lagi. In Love Mode.
Dua orang pelayan menghampiri mereka. Salah satunya membawa daftar menu dan satunya lagi mencatat pesanan mereka. Kyuhyun terlihat memesan Pasta Aglio Oleo. Eun Ji hanya memandangi daftar menu dengan tanpa keinginan. Dia buta soal pasta.
“Aku sama dengannya”Ucap Eun Ji pada pelayan.
Kyuhyun mengeryit. Dia tau yeojanya tak pernah mengerti pasta jadi dia mengerti. Salah juga mengajaknya ke tempat ini. Tapi tidak ada salahnya juga menunjukkan sedikit kesukaannya pada Eun Ji. Mengajari Eun Ji jadi perempuan sesungguhnya. Belajar anggun.
Lima menit kemudian pasta sudah terhidang di atas meja bersama anggur. Kyuhyun mulai melahap suapan pertamanya. Eun Ji kembali sibuk dengan ponselnya. Ada beberapa panggilan dari nomor asing. Nomor yang tidak di kenalnya sama sekali. Dia terganggu.
“Hey, kembalikan itu padaku!”teriak Eun Ji.
Kyuhyun mengambil ponsel Eun Ji. Di lihatnya nomor asing menghubungi. Diangkatnya telpon itu dan mulai mendengarkan. Suara seorang laki-laki. Kyuhyun hanya diam dan diam. Sampai kesabarannya habis. Kemudian suaranya keluar dengan tinggi.
“Tuan, aku namjachingu Shin Eun Ji. Jika ada pesan akan aku sampaikan padanya”ucapnya menahan kesal.
“Kyuhyun!”teriak Eun Ji lagi.
Sambungan telpon itu terputus. Eun Ji kesal pada kelakuan Kyuhyun. Kyuhyun juga. Dia tidak suka ada orang asing yang tiba-tiba menghubungi yeojanya tanpa alasan. Hanya untuk berterima kasih. Dia seperti anak kecil. Terlalu banyak kadar kecemburuan.
“Aku! Akan pergi!”ucap Eun Ji meninggalkan Kyuhyun sendiri.
Lalu gadis itu menghilang di pintu keluar. Kyuhyun hanya mematung di tempat duduknya. Dia diam. Sepertinya berpikir apa akibat kelakuannya yang kekanakan. Kekesalan Eun Ji. Dia bisa rasakan itu. Gadis itu bahkan tidak memandangnya.
***
Next Or No??
#LilyPark


Tidak ada komentar:

Posting Komentar