Main Cast: Cho Kyuhyun, Shin Eun Ji
Author: Lily Park
Rate: 15
Genre: Romance,
Comedy, Action
Lenght: Part
***
Author
Suasana siang
itu benar-benar kacau. Terlihat semuanya
sibuk di tempat masing-masing. Itu karena insiden kecelakaan beruntun di
sekitar jalan besar pusat kota. Banyak dari korbannya yang di bawa ke Rumah Sakit
Myung Soo. Seorang dokter masih sibuk
menyiapkan operasi darurat untuk menyelamatkan salah satu pasiennya yang
kritis. Pasien penting yang ternyata putra presiden sekaligus artis yang sedang
tenar di Korea Selatan.
“Dokter Shin,
semuanya sudah siap”panggil seorang perawat.
“Baiklah, cepat
suruh semua orang masuk”perintah Dokter itu.
Setengah jam
kemudian dokter itu keluar dari ruang operasi. Seperti yang di harapkan
operasinya berjalan lancar dan pasien selamat. Keluarga pasien menunjukkan
wajah lega mereka. Mereka cukup bahagia atas berita itu. Lalu dengan cepat
berterima kasih pada Dokter Shin.
“Terima kasih
Dokter Shin”ucap Presiden.
“Itu adalah tugas
saya”kata Dokter Shin lalu membungkukkan badanya.
Rombongan
Keluarga Presiden pergi meninggalkan rumah sakit. Pasien sudah di pindahkan ke
ruang perawatan. Dokter perempuan itu masuk ke ruangan istirahat dengan wajah
lelahnya. Terlihat gelap di manapun. Sepertinya belum ada yang kembali. Mereka
masih sibuk. Pasien masih perlu penangan di UGD.
Tangannya mencari
saklar lampu. Kakinya berusaha tidak membentur sesuatu. Tangannya meraba
dinding. Berusaha menemukan tombol itu
dengan segera. Malam semakin larut. Dia harus segera beristirahat agar bugar
besok pagi. Akhirnya saklar itu di temukan. Dengan segera tangannya menekannya.
Dan semuanya berubah terang.
“Ohh!!! Kau
seperti hantu saja!! Kau mengagetkanku!!”teriak sang dokter.
***
Cho Kyuhyun
Akhirnya aku tiba
di Seoul. Penerbangan dari Paris sangat melelahkan. Meskipun aku tidur selama
penerbangan tapi tetap saja membosankan.
Bila saja aku tidak ingin pulang aku tidak akan terbang ke Korea. Jika tidak ada alasan untuk kembali ke Korea
aku akan menetap di Paris. Ini semua karena Eun Ji. Alasan terkuatku untuk
kembali. Dia sudah jadi Dokter yang hebat.
“Ohh..
Kyuhyun”sapa seseorang padaku.
“Ne.. aku datang”Jawabku
Ayah Eun Ji. Dia
adalah salah satu direktur di Myung Soo. Dalam usia mudanya Eun Ji juga mampu
menelurusi jejak ayahnya. Dokter Shin
juga salah satu yang bepengaruh atas perkembangan Myung Soo. Tidak salah jika
anaknya juga menuruni jejak sang ayah.
“Eun Ji masih
sibuk. Ada kecelakaan besar terjadi. Tunggu saja dia di ruangannya”saran Dokter
Shin.
“Baiklah. Aku
akan menunggunya. Aku permisi”pamitku pada Dokter Shin.
Sudah dua jam
lebih aku menunggu kedatangan Eun Ji. Rasanya membosankan diam tanpa melakukan
apapun. Aku mulai mengantuk. Rasanya mataku tidak kuat lagi menahannya. Lebih
baik jika aku tidur sebentar. Tidak ada salahnya tidur di ruangan ini. Bukannya
aku juga punya hak sebagai Namjachingu Eun Ji?
“Ohh!!! Kau
seperti hantu saja!! Kau mengagetkanku!!”teriak seorang perempuan.
Mataku terbuka
pelan. Sedikit silau dengan cahaya lampu yang terang. Seorang perempuan berjas
putih berdiri kaget di samping tembok. Aku tertidur?
“Kau! Kenapa
tidak menyalakan lampu?”tanyanya mendekat.
“Apa itu caramu
menyambutku?”sahutku kesal.
“Jam berapa kau
sampai?”tanyanya lagi sambil melepas jas putihnya.
“Ehm.. sekitar
empat jam yang lalu”jawabku santai.
“Kenapa tidak
memberitauku jika kau pulang?”wajah Eun Ji terlihat datar.
“Jika aku
memberitahumu apa kau akan datang ke bandara?”dia bergeleng.
“Tentu saja
tidak! Aku tidak bisa meninggalkan pasienku”ungkapnya.
Dia jujur sekali.
Meskipun jujur itu baik tapi itu menyakitkan. Perempuan ini benar-benar. Kenapa
aku masih mencintainya dengan sifat tidak perdulinya itu? kenapa aku masih saja
rela di nomor duakan olehnya? Aku ini memang bodoh.
“Jadi kau lebih
sayang pasienmu?? Oh.. Oke”dengan cepat aku berdiri.
“Mau kemana?
Bukankah kau sudah menungguku. Setidaknya pergi minum teh bersamaku”tahannya.
“Aku akan minum
teh bersamamu. Aku mau asalkan kau mau memberiku. Here.. Night kiss”ku tunjuk
bibirku dengan gaya menggoda.
“Ahjussi mesum”kudengar
mulutnya meledekku.
Apa? Dia bilang
aku mesum? Kenapa dia bisa menyebut orang dengan seperti itu? kenapa bisa aku
menyukainya? Kenapa aku baru sadar aku ini bodoh? Bagaimana bisa aku tahan
dengannya selama empat tahun? Semua itu memang aneh.
“Jika aku Ahjussi
mesum, Lalu kau ini apa?”tanyaku.
“Aku seorang
dokter”sahutnya bijak.
“Gadis mana yang
mencium laki-laki yang baru dikenalnya?”godaku.
“Yakkk!! Itu
bukan sebuah ciuman! Itu CPR! Kau dengar! CPR tuan muda Cho!”jawabnya dengan
nada tinggi.
“Jika itu CPR.
Maka tunjukkan padaku ciuman yang sebenarnya”ledekku.
“Baik! Akan aku
tunjukkan”ucapnya lalu mendekatiku.
***
Shin Eun Ji
Orang ini selalu
menyebalkan! Kenapa dia bisa jadi bagian penting dari hidupku? Kenapa dia jadi
salah satu alasan yang kuat untuk tetap hidup? Menjadi hal berharga yang selalu
ku rindukan? Apakah benar aku mencintainya? Apa seperti itu?
“Jika itu CPR.
Maka tunjukkan padaku ciuman yang sebenarnya”ledeknya.
“Baik! Akan aku
tunjukka”ucapku penuh api.
Dia memang sedang
memancingku. Kyuhyun! Kau tidak akan selamat!
Kakiku
mendekatinya. Wajahnya seperti berubah. Sepertinya dia tidak menduga reaksiku. Kalau
kau inginkan itu maka akan aku kabulkan. Ya akan aku kabulkan semua
permintaanmu. Sebuah ciuman bukan? Akan ku lakukan.
“Dokter Shin!!”teriakan
terdengar.
Aku menoleh dan
melihat In Haa berdiri di depan pintu. Matanya membelalak melihatku hanya
berjarak dua senti dari wajah Kyuhyun. Sial! Ini sangat memalukan. Harusnya aku
tidak terpancing dengan namja mesum ini!
“Maaf aku mengganggu
kalian. Aku akan pergi”Ucap In Haa hendak pergi.
“Ah.. tidak. Kami
yang akan pergi, istirahatlah Dokter Kang”aku menarik Kyuhyun pergi dari sana.
Ini benar-benar
memalukan. Dia ini sangat kekanakan sekali. Memang aku mencintainya tapi kenapa
dia sangat kekanakan. Aku sungguh tidah percaya namja ini. Susah sekali di
tebak.
***
Author
Dua orang itu
masuk ke sebuah restoran di daerah Gangnam. Restoran berlantai dua yang bergaya
Italia. Perabotan dan segala pernak-pernik yang sangat mencolok di sana-sini.
Tempat kesukaan Kyuhyun. Tapi bukan gaya Eun Ji sama sekali. Dia pikir ini
terlalu formal untuk makan malam. Dia tidak suka dengan itu. Kyuhyun Romantis
lagi. In Love Mode.
Dua orang pelayan
menghampiri mereka. Salah satunya membawa daftar menu dan satunya lagi mencatat
pesanan mereka. Kyuhyun terlihat memesan Pasta Aglio Oleo. Eun Ji hanya
memandangi daftar menu dengan tanpa keinginan. Dia buta soal pasta.
“Aku sama
dengannya”Ucap Eun Ji pada pelayan.
Kyuhyun
mengeryit. Dia tau yeojanya tak pernah mengerti pasta jadi dia mengerti. Salah
juga mengajaknya ke tempat ini. Tapi tidak ada salahnya juga menunjukkan
sedikit kesukaannya pada Eun Ji. Mengajari Eun Ji jadi perempuan sesungguhnya.
Belajar anggun.
Lima menit
kemudian pasta sudah terhidang di atas meja bersama anggur. Kyuhyun mulai
melahap suapan pertamanya. Eun Ji kembali sibuk dengan ponselnya. Ada beberapa
panggilan dari nomor asing. Nomor yang tidak di kenalnya sama sekali. Dia
terganggu.
“Hey, kembalikan
itu padaku!”teriak Eun Ji.
Kyuhyun mengambil
ponsel Eun Ji. Di lihatnya nomor asing menghubungi. Diangkatnya telpon itu dan
mulai mendengarkan. Suara seorang laki-laki. Kyuhyun hanya diam dan diam.
Sampai kesabarannya habis. Kemudian suaranya keluar dengan tinggi.
“Tuan, aku
namjachingu Shin Eun Ji. Jika ada pesan akan aku sampaikan padanya”ucapnya
menahan kesal.
“Kyuhyun!”teriak
Eun Ji lagi.
Sambungan telpon
itu terputus. Eun Ji kesal pada kelakuan Kyuhyun. Kyuhyun juga. Dia tidak suka
ada orang asing yang tiba-tiba menghubungi yeojanya tanpa alasan. Hanya untuk
berterima kasih. Dia seperti anak kecil. Terlalu banyak kadar kecemburuan.
“Aku! Akan
pergi!”ucap Eun Ji meninggalkan Kyuhyun sendiri.
Lalu gadis itu
menghilang di pintu keluar. Kyuhyun hanya mematung di tempat duduknya. Dia
diam. Sepertinya berpikir apa akibat kelakuannya yang kekanakan. Kekesalan Eun
Ji. Dia bisa rasakan itu. Gadis itu bahkan tidak memandangnya.
***
Next Or No??
#LilyPark

Tidak ada komentar:
Posting Komentar