Sabtu, 09 Januari 2016

Yesterday


Tittle: Yesterday
Main cast: Cho Kyuhyun , Shin Hyumi
Rate: 16+
Lenght: mini part drama
Auhtor: Lily Park
                Fb: Nurillaiyah(LY)
                Twitter: @magnolia2498
Genre: Love, hurt, life drama
Summary:
Kau tau?
Kekuatan cinta itu lebih kuat dari sihir manapun

***
Author
Dua mata bertemu.  Kedua tangan itu saling menjabat. Senyum pun mengembang. Gadis tinggi berkulit putih susu. Dengan pria korea berperawakan jangkung berwajah oval. Kini mereka telah saling mengenal setelah sebelumnya mengucapkan nama masing-masing.
“Kyuhyun, eum.. jadi apa yang sedang kau lakukan di sini?”tanya sang gadis.
Pria itu tersenyum. Melangkah santai di sebelah sang gadis. Mata coklatnya menyorotkan sedikit kegundahan. Berkedip beberapa kali lalu sedetik kemudian menoleh pada sang gadis. Tersenyum kaku. Senyum yang sangat terpaksa.
“Mengenang seseorang”ucapnya.
“Mengenang seseorang? Siapa?”tanya gadis itu lagi.
Pria itu berjalan lurus. Meninggalkan sang gadis di belakangnya. Tanpa menoleh sedikitpun ataupun menjawab pertanyaan gadis itu. Kakinya terus saja melangkah tanpa halangan. Pria itu melangkah dalam diam. Matanya tetap meneliti setiap sudut tempat itu. Entahlah apa yang sedang di carinya.
“Kyuhyun?”panggil gadis itu.
Pria itu terhenti. Suara itu kembali terngiang. Terdengar dengan jelas. Dari arah yang sama. Nada yang sama dan suasana yang sama. Dirinya kembali pada setiap waktu yang pernah di laluinya. Kembali lagi seperti kemarin.
“Kyuhyun!”suara itu kembali terdengar.
Pria itu menoleh. Dilihatnya gadis yang sedari tadi mengikutinya terduduk. Kedua  tangannya memegang kaki kirinya. Wajahnya yang ceria berubah. Sekarang wajah itu sembab karena menangis. Ada noda darah di sepatu flat yang di pakainya. Sepertinya kaki gadis itu terluka.
“Kyuhyun”panggilnya lagi.
Mata Kyuhyun terpaku. Menatap gadis itu semenit lalu berlari menghampirinya. Yang di dengarnya bukanlah mimpi. Dia sedang bersama dengan orang yang sama. Dia bukan berhayal. Karena dengan mata kepalanya sendiri sekarang dia sedang melihat orang itu lagi. Ini kenyataan.
“Hyumi, gwencana?”tanya Kyuhyun.
“Appo”ungkapnya.
Jarak villa dan tempat ini lumayan jauh. Semua obat dan perban ada di sana. Akhirnya Kyuhyun menggendong gadis itu. Di punggung Kyuhyun gadis itu tenang. Menyandarkan kepala di pundak Kyuhyun. Kemudian dia tertidur. Sejenak melupakan rasa sakitnya.
“Saranghae Hyumi...”ucap Kyuhyun lirih.
***
Hyumi
Aku membuka mataku. Sorot matahari yang sangat menyilaukan langsung  menyapanya. Rasanya tidurku benar-benar tenang. Sangat lelah dan santai. Musim gugur ini rasanya menyenangkan. Ada banyak pohon maple yang daunnya menguning. Sangat indah.
Ku buka selimut yang membalutku. Ternyata udara tak sedingin yang kukira. Meskipun saat ini hampir musim dingin tapi rasanya udara masih sangat bersahabat. Aku melangkahkan kakiku. Tapi ada sesuatu yang sakit di sana. Pergelangan kaki kiriku di perban dengan rapi. Dimana aku mendapatkan luka itu?
Aku berusaha mengingatnya. Tapi nihil. Aku tidak ingat sama sekali. Dan berusaha mengingatnya membuatku pusing. Kepalaku berdenyut hebat dan akhirnya aku menyerah. Menyerah untuk mengingat yang terjadi kemarin. Lebih baik jika aku tidak mengingatnya.
“Hyumi!”suara pekikan terdengar.
Aku menoleh. Menatap sosok yang datang dari arah pintu. Gadis dengan wajah oval dan rambut ikal yang sangat pas dengan postur tubuhnya yang mungil. Gadis itu berlari lalu duduk di sampingku dengan wajah kawatirnya. Siapa dia?
“Hyumi, Eonni”ungkapnya.
“Eonni?”tanyaku.
“Ya, Eonni”jawabnya dengan anggukan.
Jadi gadis mungil ini eonni-ku? Ya, Nara eonni! Aku ingat sekarang!
“Nara eonni?”tanyaku.
“Ne, kau benar Hyumi. Kau sudah ingat sekarang?”aku mengangguk.
“Eonni, aku ingin jalan-jalan”ungkapku.
“Baiklah. Tapi kau harus bersiap-siap. Setelah itu pergilah”ucapnya.
Aku mengangguk. Dan dengan bantuan eonni aku bisa menyelesaikannya lebih cepat. Akupun segera melangkahkan kakiku secara perlahan. Menghindari rasa ngilu yang ada di kaki kiriku. Menikmati setiap jengkal jalan yang ku lewati. Dan akhirnya aku sampai di salah satu tebing yang mengarah langsung kelaut. Di sana ada sebuah pohon maple besar yang daunnya sudah berubah menguning. Perpaduan yang hebat.
Dari arah lain datang seorang namja. Tatapannya mengarah padaku. Sorot matanya begitu hangat. Seperti tatapan seseorang yang sangat aku kenal. Bibirnya yang merah muda mengukir senyum ketika aku menatapnya. Seperti yang aku duga. Mungkin di sadarinya jika aku sedang menatapnya. Kakinya berhenti beberapa langkah di sampingku.
Aku segera memalingkan wajahku ke arah laut. Membuyarkan semua pikiran aneh dan segala pertanyaan yang menggerayapiku. Sejuta hayalanku tentang namja itu. Harapan aneh yang terpendam. Sebenarnya apa yang kau harapkan Hyumi? Bersama dengannya? Atau berharap dia jatuh cinta padamu?
“Indah”ucapnya.
“Akan lebih indah jika senja tiba”seruku.
“Kau pernah ke sini agashii?”tanyanya.
“Tidak. Tapi perasaanku mengatakan jika senja pasti lebih indah”jawabku.
Orang itu tersenyum. Kemudian berjalan mendekatiku. Wajahnya yang tampan lebih terlihat. Dengan jelas senyumnya mengukir di wajahnya. Tangannya terlurur. Bibirnya membuka hendak mengucapkan beberapa kata. Jantungku berpacu. Sepertinya benda itu akan keluar dari sana.
“Kyuhyun. Namaku Cho Kyuhyun”ungkapnya.
“Shin Hyumi”jawabku menjabat tangannya.
***
Kyuhyun
Aku akan membuatmu jatuh cinta setiap hari. Dan aku juga akan mencintaimu setiap saat. Meski kau akan selalu melupakannya. Aku juga akan selalu mengingatnya. Tidak perduli itu seribu kali ataupun seratus ribu kali. Aku akan tetap membuatmu mencintaiku meski hanya satu hari. Aku yakin kekuatan cinta juga yang akan membuatku mampu melakukannya.
“Kyuhyun, apakah ada tempat yang lebih indah selain ini?”aku bergeleng.
“Di sini adalah tempat yang paling indah”jawabku.
Gadis itu tersenyum. Entahlah sudah tak terhitung lagi. Sudah berapa banyak waktu yang aku lalui dengannya. Waktu itu begitu cepat. Dan setiap kali aku bertemu dengannya dia selalu orang yang sama. Meski tanpa rasa seperti kemarin.
“Auh..”pekiknya.
“Kau baik-baik saja?”tanyaku.
“Kakiku berdarah”ucapnya.
“Apa kau bisa berjalan?”gadis itu bergeleng.
Sekali lagi. Aku masih bisa merasakan hari itu. Pertama kalinya bertemu denganmu. Dan dengan berani kau mengucapkan kata suka padaku.Tiga tahun lalu. Aku masih ingat dengan jelas hari itu. dan tiba-tiba saja bayangan hari itu muncul kembali. Di sini. sekarang ini.
“Naiklah ke punggungku”pintaku padanya.
Dengan cepat ku gendong dia. Melewati jalan setapak yang langsung mengarah ke villa. Tempatnya melalui satu hari. Satu hari dalam tiga tahun ini. Di mana setiap hari batu di mulai di sana. Satu hari yang singkat untuk mengingat sesuatu yang indah.
“Kyuhyun”bisiknya di telingaku.
“Hem?”
“Kau sudah punya pacar?”tanyanya padaku.
“Belum”jawabku.
“Benarkah?”tanyanya lagi.
“Benar. Bagaimana denganmu nona?”tanyaku.
“Belum. Aku masih belum menemukan namja yang cocok denganku”jawabnya.
“Bagaimana dengan cincin yang melingkar di jarimu?”matanya memandang cincin itu.
“Aku tidak tau”jawabnya kaku.
Aku selalu mencintaimu. Shin Hyumi.
***
Author
Gadis itu masih tak mampu menyadari bahwa laki-laki yang sedang bersamanya sedang meneteskan air matanya. Mata coklatnya berubah berkilau dari kejauhan. Tapi gadis itu masih tak merasakannya.
“Hyumi!”seruan sebuah suara dari halaman rumah.
“Eonni”sahutnya.
Mata perempuan itu langsung mengarah pada Kyuhyun. Wajah kawatirnya berubah damai. Adiknya berada pada tangan yang tepat. Perempuan itu yakin bahwa Kyuhyun mampu menjaganya. Dia bisa melindungi Hyumi. Karena dialah cintanya.
Kyuhyun menghampiri Nara  setelah mengantarkan Hyumi ke dalam rumah dan mengatakan beberapa kata padanya. Perempuan itu tertawa dengan apa yang di ceritakan Kyuhyun. Dia bisa saja tertawa lepas. Tapi akhirnya di turunkannya suara tawa itu.
“Kau harus menjaga adikku dengan baik”pintanya.
“Aku tau nunna”jawabnya.
Hyumi masih tidak tau bahwa Kyuhyun adalah tunangannya. Hari ini ataupun kemarin mereka bertemu. Atau sudah melakukan hal yang sama setiap hari itu semuanya berlalu begitu saja. Hyumi tidak mengingat apapun tentang hari kemarin dan akan melakukan hal yang sama setiap harinya. Dia bahkan tidak tau bahwa Kyuhyun sudah jatuh cinta padanya sejak lama.
Hyumi tidak sadar selalu jatuh cinta pada Kyuhyun setiap hari. Pada satu orang yang sama. Tapi setiap hari dia selalu membuatnya terlihat seperti kesan pertama. Kekuatan cinta.
“Kyuhyun?”seru Hyumi kaget.
Gadis itu bingung melihat Kyuhyun bersama dengan Nara. Dia menatap mereka aneh. Sepertinya rasa cemburu.
***
Keep RCL ne.. wait for next part..

#LilyPark

1 komentar:

  1. Borgata Hotel Casino & Spa - MapYRO
    Find the cheapest and quickest ways to get from Borgata Hotel 김천 출장안마 Casino & Spa 이천 출장샵 to Hard 이천 출장안마 Rock Hotel & Casino, located 광명 출장샵 in Atlantic City. 제주 출장마사지

    BalasHapus