Good Father (Sequel bonus from Love Mode)
Author: Lily Park
Akun : Twitter: @magnolia2498
Fb:
Nurillaiyah (LY)
Rate: pg 15
Length: Part(?)
Genre: Life drama, love, family
Cast: Cho Kyuhyun
Shin Eun Ji
Summary: Kyuhyun akan jadi ayah yang baik untuk
anak-anakku..
Author
Kyuhyun duduk di antara rerumputan taman yang hijau. Matanya
meneliti langit yang biru dengan sedikit awal putih yang menghiasinya. Matahari
yang cerah membuat sinarnya sangat indah. Di bawah rindangnya pohon terasa teduh
saat suasana panas melanda.
“Oppa!”seruan perempuan membuat Kyuhyun menoleh.
“Apa?”suara serak Kyuhyun menjawab.
Perempuan itu datang tergopoh dengan kaki yang sedikit di
seret kearah Kyuhyun. Wajahnya terlihat lelah sekali. Entah apa yang baru saja di
kerjakannya di sana. Wajah payahnya berbanding terbalik dengan Kyuhyun yang
terlihat sangat santai.
“Apa aku menikahimu hanya untuk membiarkanmu
bersantai?”rengek perempuan itu.
“Kenapa? Kau menyesal menikahiku?”Kyuhyun mengernyit.
“Tentu saja tidak. Tapi bisakah kau sedikit punya
perasaan?”Kyuhyun mendelik.
“Apa maksudmu aku tidak punya perasan?”Perempuan itu
tertawa.
“Menurutmu?”alis perempuan itu terangkat.
“Yak! Bisakah kau tidak mengungkit itu lagi Eun Ji?”Kyuhyun
membanting bukunya ke rumput.
Eun Ji tertawa dengan kerasnya. Kyuhyun menatapnya dengan
kesal. Beginilah kehidupan setelah pernikahan mereka berlangsung. Lamaran yang
romantic itu berakhir dengan pernikahan yang cukup aneh bagi keduanya.
Sepertinya mereka memang di takdirkan menjadi pasangan yang aneh.
“Eomma!”suara anak kecil memanggil dari balik semak.
“Yak! Kyu!”teriak Eun Ji.
“Apa aku juga harus menjaga dia juga?”tunjuk Kyuhyun pada
bocah perempuan kecil yang duduk santai dengan anjing pudel mereka.
“Kau yang membuat mereka ada..kau juga harus bertanggung
jawab pada mereka”Eun Ji tersenyum.
“Ash..aku tidak akan membuat lagi”ucapnya sambil melangkah
pergi.
Eun Ji menatap punggung Kyuhyun yang berjalan ke balik
semak. Tidak lama kemudian ia muncul menggendong anak laki-laki usia empat tahun yang berlapis
lumpur. Benar-benar anak yang kotor. Kyuhyun bahkan mengangkatnya dengan kesal.
“Yak! Kau benar-benar kotor Eun Ho!”teriak Kyuhyun pada
bocah laki-laki itu.
“Dia benar-benar anakmu”teriak Eun Ji kencang.
“Kau pikir dia bukan anakmu?”Kyuhyun mengeluh.
“Dia anakku..jadi kemarikan. Aku akan membersihkannya. Kau
urus malaikat kecil kita”pandangan Eun Ji beralih pada bocah perempuan yang
asyik sendiri itu.
“Ya.. aku akan menjaganya”ucap Kyuhyun kemudian.
“Aku akan segera kembali. Jaga baik-baik”perintah Eun Ji.
“Baiklah.. tapi..berikan aku satu hadiah..di sini”Kyuhyun
menunjuk bibirnya.
“Tidak akan!”Eun Ji meninggalkan Kyuhyun sambil menggendong
Eun Ho yang berlumuran lumpur.
“Ash..dia kejam sekali”guman Kyuhyun.
Kyuhyun mendekati bocah mungil itu sambil tersenyum. Namun
bocah perempuan itu masih saja focus pada anjing yang ada di depannya. Ia
bahkan tidak perduli jika ada Kyuhyun di sampingnya. Dia memang mewarisi sifat
ibunya yang kadang-kadang kejam.
“Kau tidak ingin menatapku Jae In?”Kyuhyun mencupit kedua
pipi bocah lucu itu.
Bocah itu mengalihkan matanya ke arah Kyuhyun. Dia kelihatan
sangat marah. Matanya yang tidak terlalu besar menatap Kyuhyun intens. Persis
seperti ibunya dia benar-benar tipe penjinak ulung. Kyuhyun hampir membeku
melihatnya.
“Jangan seperti ibumu Jae In”Kyuhyun berusaha menaklukan
bocah dua tahunan itu dengan segenap hatinya. Namun bocah itu malah menangis.
“Apa yang kau lakukan pada anakmu Kyuhyun!”suara beringas
Eun Ji terdengar.
***
Kyuhyun
Menikah dengan Eun Ji adalah hal terindah yang pernah aku
lakukan. Awalnya..kehidupan kami sangat normal. Namun dengan seiringnya waktu
dan bertambahnya anak membuat hidupku tidak tenang. Aku harus bisa mengurus
mereka juga..
“Kyuhyun! Aku mau apel”rengek Eun Ji.
“Ash.. ini bukan pertama kalinya. Kenapa kau selalu seperti
ini?”tatapku frustasi.
“Apa tidak boleh?”tatapnya galak.
“Aku hanya bingung dengan sikapmu”jelasku.
“Sikapku adalah normal. Tidak heran jika aku harus
bermanja-manja denganmu sebelum semuanya jadi lebih sibuk dari sekarang”aku
tidak pernah berhasil mendebatnya.
“Berikan aku apel sekarang!”Eun Ji melempar bantalnya
padaku.
“Ssst.. aku ambilkan!”teriakku sebelum bantal selanjutnya
melayang.
Malam yang sunyi saat aku harus berjalan menuju dapur yang
sudah gelap. Aku jarang melakukan hal ini. Ini adalah kali ketiganya dalam dua
bulan terakhir. Dia jadi lebih sensitive terhadap segala sesuatu. Jadi lebih
dari sebelumnya. Lebih..
Dia jadi lebih berlebihan. Dia jadi lebih.. karena hamil
anak ketiga kami!
***
Eun Ji
Aku tidak memaksanya. Aku tidak pernah memaksanya melakukan
segala sesuatu dengan benar. Aku hanya ingin dia merasakan bagaimana menjadi
orang tua yang baik dan benar. Setidaknya mengetahui bagaimana caranya
berinteraksi dan mengetahui tumbuh kembang anaknya sendiri.
“Kau mandikan Eun Ho”ku tarik tangan Kyuhyun dari balik
selimut.
“Ya.. lima menit lagi”pintanya.
“Kyuhyun! Bangunlah”ku buka selimut yang menutupi kepalanya
lalu mengecup bibirnya sekilas.
“Ya.. aku akan bangun”senyumnya mengembang.
Dia lebih dari yang ku duga. Dengan sedikit dorongan dia
pasti akan jadi ayah yang lebih baik untuk semua malaikat kecil kami. Dia akan
menjadi suami yang bisa di andalkan dan ayah yang sigap untuk membantuku
membesarkan tiga anak ini dengan penuh cinta.
“Jangan menyiramnya langsung dengan shower. Dia akan mudah
pilek. Pelan-pelan saja”ingatku.
“Satu kali lagi. Sarapan pagi..di sini”tunjuknya ke bibir.
“Buang pikiran kotormu itu..ss”ku dorong Kyuhyun menuju
kamar Eun Ho.
Pintu kamar terbuka. Namun kami tidak menemukannya di atas
tempat tidur. Dia pasti ingin bermain di pagi ini. Anak itu memang seperti
ayahnya..agak menyebalkan. Dia pasti sedang mempermainkan kami berdua.
Bersembunyi di suatu tempat agar tidak mandi.
“Eun Ho-ya”panggil Kyuhyun.
Aku mengamati seluruh ruangan itu. Memeriksa di balik kursi
dan di balik gorden. Tapi mahluk kecil itu tidak ada di sana. Aku beralih ke
balik pintu. Benar saja Eun Ho bersembunyi di balik pintu dan menyelimuti
dirinya. Anak yang cerdas dengan menggunakan selimutya untuk menyamarkan diri.
“Eomma menemukanmu”ku dekap tubuh mungilnya dengan erat.
Tawa kecilnya terdengar.
“Eomma..aku tidak mau mandi”ucapnya sedikit tidak jelas.
“Kenapa?”tanyaku.
“Appa menyiramku dengan shower”jelasnya.
“Yak! Jangan lakukan itu Kyuhyun!”teriakku kesal pada
Kyuhyun. Kyuhyun meringis.
“Eomma..”Jae In juga bangun.
Ini pagi yang panjang dengan mereka semua!
***
Author
Mereka sudah sibuk dengan kedua balita itu. Eun Ho yang baru
mandi terus merengek pada ibunya sedangkan Jae In tidak ingin lepas dari ibunya.
Kyuhyun yang terus menenangkan Eun Ho tidak mampu berbuat banyak selain terus
berusaha membujuknya agar mau memakai baju untuk menutupi tubuhnya.
“Eomma..”rengek Eun Ho.
“Eun Ho-ya. Pakai bajumu”bujuk Kyuhyun
“Eomma”panggil Jae In.
“Oppa..pakaikan ini untuknya”Eun Ji terus sibuk memecah
konsentrasinya pada dua balita itu.
“Eomma..”suara Eun Ho makin jelas.
“Pakai bajumu dulu. Eomma akan datang setelah kau
berpakaian”Kyuhyun berhasil memakaikan baju ke tubuh Eun Ho.
Kyuhyun menggendong Eun Ho keluar dari kamar. Eun Ji pun
melakukan hal yang sama setelah merapikan rambut Jae In yang sedikit basah. Dua
balita itu memang sangat merepotkan di pagi hari. Mereka berhasil membuat dua
orang dewasa itu kebingungan.
“Kita harus mencari pengasuh untuk mereka”ucap Kyuhyun
menuruni tangga.
“Aku tidak akan menyerahkan mereka pada siapapun”balas Eun
Ji.
“Kita tidak hanya punya dua. Kita akan punya tiga”ingat
Kyuhyun.
“Aku tau.. tapi aku tidak bisa mempercayakan anakku pada
orang lain”Eun Ji meletakkan Jae In di kursinya.
“Aku tidak ingin kau sibuk”Kyuhyun juga meletakkan Eun Ho di
kursinya.
“Baiklah..kita akan mencarikan pengasuh untuk mereka”Eun Ji
akhirnya luluh. Tangannya membagikan roti selai ke piringnya dan Kyuhyun.
“Gomawo”Kyuhyun mengecup kepala Eun Ji singkat.
“Aku ingin kau sering meluangkan waktumu untuk mereka”Eun Ji
menyuapkan bubur ke dalam mulut Jae In.
“Ne.. tapi apa aku tidak bisa mendapat tambahan
sarapan?”Kyuhyun mengerling.
“Tidak! Jangan di depan mereka”Eun Ji mendelik.
“Eun Ji-ya!”rengek Kyuhyun.
“Habiskan makananmu Eun Ho. Jangan bersisa”Eun Ji menatap
Eun Ho yang mulai bisa menyuap makannya sendiri.
“YAK! Eun Ji!”Kyuhyun mulai kesal. Tapi tetap di acuhkan.
***
Next or no?
#LilyPark

Tidak ada komentar:
Posting Komentar