Our story 18
Main cast: Cho
Kyuhyun, Kang Su Yoong
Rate: 17+
Lenght: Part
Auhtor: Lily Park
Fb: Nurillaiyah(LY)
Twitter: @magnolia2498
Genre: School,
life, love drama
Summary: Dunia
akan menemukan kita yang sebenarnya di umur 18 tahun.
***
Author
Tidak apa-apa kau
tidak mengenal cinta. Tidak apa-apa jika kau terluka. Tidak apa-apa jika
kau merasa bersalah. Tidak apa-apa jika
kau merasa menyesal. Merasa kecewa. Sesak karena masa lalu. Atau sesak karena
tidak ada orang yang perduli padamu. Yang terpenting jangan sakit. Kerena semua
itu hal biasa yang di alami Seorang manusia normal. Semuanya baik-baik saja.
Karena kau masih 18 tahun.
Masih banyak
waktu yang akan kau lalui.
Masih banyak hal
yang bisa kau lakukan.
Masih banyak
jalan yang harus kau lewati.
Jangan pernah
menyerah pada keadaanmu.
Dan suatu saat
sebuah kebenaran akan datang padamu.
Hanya percayalah.
Pada dirimu sendiri.
***
Kang Su Yoong
Suatu saat kau
seperti sampah. Di buang di sembarang tempat dan di anggap tidak berharga. Di
manapun kau ada kau selalu jadi sesuatu yang di buang. Karena mereka tidak tau
apapun tentang dirimu. Karena semua orang menganggapmu sebelah mata. Itu karena
mereka tidak bisa melihat kenyataan. Itu karena kau lebih berharga. Kau sangat
berharga.
“Namaku Kang Su
Yoong”
“Kang Su Yoong?”
“Su Yoong? Kau
nampak seperti Su Jin”
“Aku... memang
adik Su Jin. Dan Su Jin adalah kakakku”
“Oh.. jadi Kang
Su Jin ini kakakmu? Pantas saja!”
Mereka
menertawakan Su Jin. Tawa itu. Aku sangat membencinya.
“Kalian.. apa
mulut itu tau apa yang mereka katakan?”
Tatapan itu.
Mereka bahkan menatapku seperti itu. Mata bulat yang memuakkan.
“Apa maksudmu?”
“Hei! Kau! Kau
sangat sombong!”
Kalian seperti...
pantaskah kalian di sebut manusia?
“Kalian tau aku
sombong, jadi jangan berani bermain denganku. Berhenti juga mengganggu Su Jin”
Tangan-tangan itu
berani menunjukku. Mereka akan merasakannya.
“Hei.. lihatlah
dia. Beraninya dia!”
“Kita beri saja
sebuah pelajaran”
“Mrs. Smith,
bisakah aku bicara dengan kakaku sebentar?”
“Tentu”
Aku akan membuat
mereka membayar semuanya. Aku akan membuat mereka membayar apa yang mereka
lakukan pada Su Jin. Apapun itu, aku akan membuat mereka membayarnya. Membuat
mereka menyesalinya. Lihat apa yang bisa di lakukan orang yang tak pernah
mereka anggap sebelumnya.
Tangan gadis ini
begitu dingin. Dia sangat berbeda denganku. Meski pun kami besar dan tumbuh
bersama. Dia sangat berbeda denganku. Meski kami di asuh dengan cara yang sama.
Itu tidak menjamin di punya sifat sepertiku, dia berbeda denganku.
“Su Yoong,
hentikan”
Dua mata coklat
itu menatap tepat ke arah mataku. Tatapan itu, sangat menyayat hati.
“Apa bisa aku
berhenti? Apa yang kau lakukan selama ini Su Jin? Kau.... Kau sangat bodoh!!”
“Benar..aku
bodoh, aku sangat bodoh seperti yang kau katakan”
“Jadi berhentilah
bersikap bodoh. Kembalilah menjadi kakak yang tegar untukku”
Air beningnya
mulai menetes. Sudut matanya mulai basah.
“Aku tidak bisa”
“Jika kau terus
seperti ini, aku akan pergi dari sisimu”
Aku benar-benar
akan meninggalkanmu. Berbaliklah dan kejar aku Su Jin. Kita akan memulainya
dari awal. Kita akan memulainya dari awal lagi. Seperti Lima tahun yang lalu.
Saat pertama kali kita saling berjanji. Akan hidup sangat baik di depan makam
ayah.
“Aku akan kembali
ke Korea. Jika kau terus seperti ini, aku tidak akan menemuimu lagi”
Tangan hangat itu
mendekapku. Dia berbalik untukku.
“Aku tidak bisa
membiarkanmu kembali, ke tempat itu lagi”
“Aku tidak
perduli, aku tidak perduli jika harus kembali ke sana. Karena akan ada kau di
sisiku”
“Su Yoong... aku
tidak bisa bersamamu lagi”
Dia mulai
menangis di pundakku. Menghembuskan tangis terisaknya ke udara. Dia.. sudah
cukup dia tersiksa selama ini. Aku sudah tidak sanggup lagi. Kami bukanlah hama
yang perlu di basmi. Kami bukanlah sampah yang bisa di buang kapan saja. Kami
adalah.. kami. Bukan orang lain.
“Jika begitu, kau
akan melihatku jatuh seperti sebelumnya... tanpamu”
“Su Yoong!! Su
Yoong!!”
Aku tidak bisa
lagi Su Jin. Tidak bisa melihatmu seperti ini.
***
Kyuhyun
Mataku tertutup
rapat. Tapi telingaku menakap suara yang familiar. Suara yang ku dengar setiap
hari. Suara yang ada di manapun aku berada. Suara yang selalu terdengar tidak
terima. Dia selalu seperti itu. Mata yang menyebarkan aura kebencian.
“Namaku Kang Su
Yoong”
“Kang Su Yoong?”
“Su Yoong? Kau
nampak seperti Su Jin”
“Aku... memang
adik Su Jin. Dan Su Jin adalah kakakku”
“Oh.. jadi Kang
Su Jin ini kakakmu? Pantas saja!”
Dendam yang
membara dan hati sekeras batu.
“Kalian.. apa
mulut itu tau apa yang mereka katakan?”
“Apa maksudmu?”
“Hei! Kau! Kau
sangat sombong!”
Manusia yang tak
mengenal ketakutan.
“Kalian tau aku
sombong, jadi jangan berani bermain denganku. Berhenti juga mengganggu Su Jin”
Tidak sekalipun
goyah dengan tatapan-tatapan benci semua orang. Dia tetap setegar batu karang.
“Hei.. lihatlah
dia. Beraninya dia!”
“Kita beri saja
sebuah pelajaran”
“Mrs. Smith, bisakah aku bicara dengan kakakku
sebentar?”
“Tentu”
Dia sama seperti
diriku. Orang yang sebenarnya tak di inginkan. Tak pernah di anggap. Tak pernah
di perdulikan. Seperti itu. Hanya menjadi pion bagi orang lain. Tameng bagi
orang lain. Intan yang sebenarnya. Hal yang berharga. Di anggap sebelah mata.
Kang Su Yoong.
Pion bagi Su Jin.
“Jika begitu, kau
akan melihatku jatuh seperti sebelumnya... tanpamu”
“Su Yoong!! Su
Yoong!!”
Dan juga terlalu
bodoh. Dia terlalu percaya pada orang lain.
“Kau.. akan
merasakan semuanya sendiri jika kembali ke sana. Dan aku akan mendapatkan
segalanya”
***
Author
“Terima kasih
semuanya. Kalian membantuku dengan sangat baik”ucap Su Jin begitu kembali ke
dalam kelas.
“Tentu saja”jawab
Ken menghampiri Su Jin.
Semua tersenyum
puas. Termasuk Su Jin yang dapat melakukan tujuannya dengan baik. Dia
menuntaskan misinya dengan sempurna. Akting yang selama ini di lakoninya
benar-benar nyata. Hingga dia berhasil membuat Su Yoong percaya.
“Kyu..”Kyuhyun
beranjak pergi. Su Jin meninggalkan Ken begitu saja.
Su Jin mengekori
Kyuhyun dengan cepat. Dua pasang kaki
mereka sampai di atap gedung itu. Tepat di hadapan kota London. Kota yang penuh
dengan orang-orang yang Kyuhyun benci. Seperti Su Jin.
“Aku tidak ingin
bicara denganmu. Pergilah!”Kyuhyun mengusir Su Jin begitu mendekatinya.
“Aku adalah calon
tunanganmu. Jadi aku berhak ada di sini”ucap Su Jin.
“Aku tidak pernah
ingin bertunangan dengan seorang aktris sepertimu. Tidak sekalipun”jawab
Kyuhyun dingin.
“Kita akan lihat
nanti”Su Jin menggenggam tangan Kyuhyun erat.
Kyuhyun menghempaskannya ke udara. Dia
benar-benar tidak menyukai gadis itu. Dia terlalu berlebihan. Su Jin yang
ambisius membuatnya muak. Kyuhyun membenci semua fakta bahwa dunia selalu
menjunjung martabat sebagai nomor satu. Dan semua orang melakukan apapun untuk mendapatkannya.
Termasuk mengorbankan orang lain.
Kyuhyun berlalu.
Su Jin masih berdiri di tempatnya semula. Mengamati orang itu melalui
punggungnya.
“Aku akan
mendapatkanmu. Cho Kyuhyun”Su Jin tersenyum menang.
***
To Be Continued..
#Lily_Park
Like+comen ne..^^

Tidak ada komentar:
Posting Komentar