Rabu, 04 Januari 2017

FF Cause I Love You

Cause, I Love You


Cast:
-          Jeon Jung Kook
-          Go Hayoung

Genre: Love, Romance

Rate: pg 12

Length: Oneshoot

author: Lily Park

Setiap hari aku mendengar orang-orang memanggil namaku, mereka terus meneriakkan namaku setiap saat. Mereka tersenyum dan tertawa saat memanggilku. Mereka sangat bahagia dengan tatapan bersahabat dan juga sangat hangat, tapi aku merasa sebaliknya, aku merasakan kekosongan dan kehampaan yang amat sangat.

“Go Hayoung!”sesaat aku mengenali suara di belakangku.

Aku menoleh dan orang itu melambaikan tangannya padaku dengan senyum yang menghiasi wajahnya. Saat itu aku sangat senang, dia bisa melihatku di tengah remang lampu jalanan kota Seoul. Aku sangat senang mendengar suaranya.

“Ne..”suaraku langsung menghilang saat aku berbalik.

Tapi ia sedang melambai ke orang lain yang berjalan tidak jauh di depanku, namanya juga Go Hayoung. Go Hayoung itu terlahir sebagai keluarga kaya, pintar dan juga banyak disenangi semua orang, tidak sepertiku yang hanya menjadi peran pendukung di dalam kisahku sendiri.

Namaku…Go Hayoung, hanya Go Hayoung biasa.
*

“Tidak! Aku tidak mau!”jawabku.

“Aku tidak suka melihatmu…”ucapnya sekali lagi dan meletakkan cincin itu di atas meja.

“Jin-ssi!”badan tegap itu berbalik dan kedua matanya menatapku.

Aku tidak ingin melihatnya pergi dengan membawa hatiku, saat ia mengatakannya aku benar-benar tidak ingin mendengarnya. Satu kata berpisah yang sangat membuatku tersiksa, aku sangat tersiksa dengan kenyataan yang harus aku terima saat ini.

“Aku..tidak ingin menemuimu lagi, Aku mencintai Hayoung,”ucapnya dengan jelas.

Kaki-kaki panjangnya pergi tanpa meninggalkan satupun jejak di lantai kafe itu, dia telah membawa pergi semuanya, hatiku, mimpiku, dan juga cintaku. Orang itu telah membuatku hancur dalam sekejap, ia telah merampas semuanya.

“Baiklah..mari kita tidak saling bertemu lagi. Goodbye, Kim Seok Jin!”

*

“Hayoung? Kau ingat aku?”tanyannya begitu menolongku yang terduduk jatuh di lantai.

“Kau siapa?”tanyaku bingung.

Wajah yang tidak asing dan juga suara yang tidak asing. Orang ini seperti seseorang yang datang dari masa lalu dan kembali untuk menghukumku karena aku sama sekali tak bisa mengingatnya. Dia orang yang tampan dan juga berbadan tinggi dengan mata yang menyenangkan untuk dipandang. Di mana aku mengenalnya?

“Ini aku Kookie,”suara itu mengalun lagi.

“Kookie?”aku berusaha mengingat tapi nihil.

“Tuan Jeon! Cepatlah!”suara laki-laki yang jauh di depan menyerukan namanya.

“Aku akan menemuimu nanti,”ucapnya lalu pergi meninggalkan aku setelah membantuku berdiri.

*

 “Apa kau lulusan SMA Sekwang?”Ahreum mendekatiku dengan membawa sebuh foto.

 “Oh…lihat ini, dia sangat mirip denganmu Hayoung-ssi!”seru Eun Young.

Jari Eun Young menunjuk seorang gadis berwajah datar dan berkaca mata yang duduk di barisan ujung kanan. Aku tersenyum sebentar dan menatap foto itu, apa sampai saat ini aku masih tidak berubah? Apa aku masih sama seperti lima tahun yang lalu?

“Tet..bukan mirip, itu memang aku Eun Young!”Eun Young menatapku tak percaya.

“Tim jangnim! Kau benar-benar tak berubah!”aku hampir tertawa saat mendengarnya.

“Jadi kau satu kelas dengan tuan Jeon? Woah! Daebakk!”seru Ahreum tak kalah heboh.

“Tuan Jeon? Jadi foto ini miliknya?”semua yang ada di sana menganggukan kepala mereka bersamaan.

“Tapi kenapa Tuan Jeon menatap ke arahmu tim Jangnim?”tambah Ara yang membuat kami penasaran.

*

Aku hampir tersedak saat Eun Young bercerita tentang pernikahan seorang artis agensi A dengan seseorang bernama Kim Seok Jin. Tapi langsung ku tepis segala pikiran bodoh dalam otakku, itu tidak mungkin Kim Seok Jin yang ku kenal.

 “Bukankah kau satu sekolah dengan artis itu?”tanya Ara padaku.

“Ya..saat kami SMA ada dua Go Hayoung, Go Hayoung cantik dan juga Go Hayoung saja,”aku menyeruput kopiku tanpa rasa.

Semua di sana menatapku penuh rasa ingin tau. Ara bahkan mendekatkan wajahnya dekat denganku sementara Eun Young mendekatkan telinga kirinya padaku, mereka begitu terobsesi dengan ceritaku.

“Lanjutkan Tim Jangnim!”pinta Ah Reum.

“Ah..kalian ini kenapa! Cepat habiskan makan siang kalian dan kembali ke kantor!”aku menggeser kursiku dan pergi dari sana.

*

Aku sudah menangis lebih dari setengah jam, ada lebih sepuluh panggilan dari Eun Young. Aku memang gila meninggalkan pekerjaanku yang menumpuk di kantor dan menangis sendirian di atap, aku memang bodoh.

“Aku tidak suka tangisanmu, Hayoung,”suara itu lagi yang menyambangi telingaku.
Aku melihat sebuah tangan mengulurkan sapu tangan padaku, ku telusuri tangan itu dan menemukan wajah orang yang menolongku kemarin. Aku langsung menutup wajahku yang kacau dengan panic.

“Tuan Jeon, bisakah kau berbalik sebentar?”pintaku padanya.

Tanpa berkata apapun ia langsung membalikan badannya. Saat aku sudah selesai membersihkannya ia langsung duduk tanpa bertanya. Wajahnya benar-benar damai dan senyumnya membuatku sedikit tenang.

 “Kau terlalu focus dengan duniamu dan tidak melihat dunia luar, kau selalu seperti itu,”suaranya bergetar.

Aku berpaling sebentar dan menatapnya lagi, tapi saat itu ia meneteskan air matanya. Aku tidak tau kenapa, tapi aku bisa merasakan perih di dalam hatinya.

“Malam itu saat aku memanggilmu, Kenapa kau tidak menyahutnya? Kenapa kau bodoh sekali Go Hayoung!”.
Aku membeku.

“Aku benci saat Hayoung lain melambaikan tangannya saat aku memanggilmu!”laki-laki itu memelukku.

“Aku ingin melindungimu karena aku mencintaimu, aku ingin mengatakan pada mereka bahwa kau lebih cantik dari gadis itu, Go Hayoung yang lain! Tapi kau tak pernah menyadarinya Go Hayoung!”lanjutnya.

“Mianhae..Jungkook-ssi. Karena aku terlalu bodoh,”

Terima kasih karena mencintaiku, Jeon  Jungkook, cinta pertamaku.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar