Selasa, 24 Mei 2016

FF Unlovable




Unlovable
Author: Lily Park
Length: Twoshoot
Genre: School, Love, Fantasi, etc .find by yourself.
Cast: Cho Kyuhyun, Zia Kim, Choi Siwon
Medsos:
-          Twitter: @magnolia2498
Add friend ne, silakan sapa saya dan share tentang ff bersama^^

Zia Kim
Inilah alasanku tidak pernah mengungkapkan identitasku yang sebanarnya, aku takut mereka akan kabur dan lari ketakutan jika mengetahui siapa diriku sebenarnya. Mareka akan menjauhiku dan menganggapku sebagai monster bahkan ada yang melihatku jijik. Oleh karena itu aku harus hidup dalam pelarian dan menyebunyikan jati diriku sebenarnya.
“Pulanglah ke Alaska,”Suara ibu begitu sedih saat aku menghubunginya.
Aku menghela nafasku dengan berat. Ia pasti sangat cemas saat ini. Dia akan lebih cemas saat tau apa yang baru saja aku alami. Ia akan sedih berkepanjangan karena membiarkanku hidup di Negara yang kejam ini sendirian.
“Aku tidak bisa pulang ibu, aku harus menemukan ayah”jawabku lalu memutus panggilan itu segera.
Maafkan aku ibu, aku tida bisa pulang sebelum semua rahasia ini terungkap.
*
Author
Zia Kim adalah gadis cantik yang sangat disukai di sekolahnya. Kepopulerannya mampu meluluhkan hati siapa saja dan membuat mereka jatuh cinta dalam sekali lihat. Hal itu juga berlaku pada seorang murid laki-laki seperti Kyuhyun. Gadis itu mampu membuatnya melupakan segalanya saat berada di sampingnya.
“Kau yakin baik-baik saja?”tanya Siwon.
“Tentu..aku baik-baik saja Hyung”jawabnya sambil berdiri dengan sendirinya.
Siwon tersenyum saat melihat Zia melintas di depan mereka, ialah sebab kenapa Kyuhyun terjatuh seperti itu. Pesona gadis itu membuatnya lupa akan segalanya, termasuk berjalan dengan baik menggunakan kedua kakinya.
“Berhentilah menatapnya, kedua matamu sudah hampir keluar”gurau Siwon saat mata Kyuhyun terus mengikuti Zia.
Kyuhyun berubah kikuk saat ulahnya tertangkap basah oleh Hyungnya. Kyuhyun kembali berjalan dengan normalnya, namun matanya masih terus mengikuti bayangan Zia yang berjalan lima langkah di depan mereka, lalu kedua matanya terfokus ke punggungnya. Punggung gadis itu memang  terlalu indah untuk dilewatkan.
“Kau! Zia!”panggil Siwon.
Zia menoleh secara mendadak membuat Kyuhyun tidak sengaja menatap langsung kearah matanya. Melihat itu Siwon tertawa dengan kejamnya sambil melambaikan tangannya pada gadis itu. Zia yang melihat keanehan Kyuhyun juga tidak bisa menahan tawanya, Kyuhyun benar-benar dalam keadaan  kikuk.
“Sunbae? Ada apa?”tanyanya setelah Kyuhyun dan Siwon berhasil mendekat.
“Dia ingin berkencan denganmu”seru Siwon.
“Ani…itu tidak benar”batah Kyuhyun dengan segera sambil melemparkan pandangan aneh pada Siwon.
“Baiklah..aku akan kencan denganmu, Cho Kyuhyun”
Zia tersenyum dengan manisnya sementara Kyuhyun hanya terdiam beku mendengar peryataan yang baru saja  keluar dari mulut gadis cantik berambut panjang itu. Siwon yang mendengarnya juga mendadak diam karena tidak menyangka gurauannya akan direspon serius gadis popular itu.
*
Cho Kyuhyun
Saat aku melihatnya untuk pertama kalinya, wajahnya sangat bersinar dan penuh dengan kebahagiaan. Pipinya yang tirus dan rambut panjang warna coklatnya membuatnya begitu istimewa. Dua matanya yang besar dan juga hidungnya yang mancung menambah nilai plus untuk kesempurnaannya. Gadis itu memang gadis sempurna.
Tapi kenapa sekarang gadis sempurna itu duduk bersamaku di sini?
“Kyuhyun?”suara merdunya menyadarkanku.
“Aku pesan es krim vanilla dan steak matang, lalu kau?”aku menatapnya.
“Aku sama dengannya, steaknya yang medium saja”tangan mungilnya menutup buku menunya dan menatapku.
Aku memalingkan wajahku dan menatap sekeliling, aku sedang  berusaha menyembunyikan rasa tidak percaya bisa makan bersamanya, bahkan kencan. Sebelumnya tidak ada keberanian dan kepercayaan diri mendekati sosok populer sepertinya.
“Bagaimana aku harus memanggilmu? Oppa? Sunbae? Chagi? Baby?”Zia menatapku dengan serius.
“Kenapa kau menanyakannya?”tanyaku merasa malu pada diriku sendiri.
“Bukankah kita sedang berkencan? Bukankah hal seperti itu yang biasa dilakukan pasangan? Memanggil seseorang yang mereka kencani dengan sesuatu yang romantic?”Gadis itu tertawa saat melihat kebingunganku.
“Terserah kau saja”akhirnya aku menyerah.
“Jangan bilang ini kencan pertamamu..”Zia tak bisa menahan tawanya.
Aku melihatnya tertawa dengan bahagia, sangat menawan. Suasana sepi pinggiran kota membuat tawanya lebih terlihat manis dan anggun. Aku sangat meyukainya, tawanya yang seperti itu bisa menenangkan hatiku.
“Kau manis..”ucapku tanpa sadar.
“Benarkah? One Kisseu..will you?”
Aku mengatupkan bibirku erat-erat. Lebih dari yang ku duga, ia lebih agresif dari bayanganku selama ini. Kenapa denganku ia selalu bertingkah tak terduga seperti itu?
“Ahh..”suara kikukku keluar dengan berat melalui kerongkonganku.
“Ha.ha.. I am just Kidding, sorry”tawa Zia semakin keras.
Ia berhasil mempermainkanku.
*
Zia Kim
Zia.. namaku, entah nama ke berapa yang aku miliki. Aku sudah berada di tubuh ini selama ratusan tahun. Tidak bertambah tua, tidak bisa mati dan akan segera sembuh dari luka separah apapun. Aku akan terus hidup seperti itu karena aku adalah mahluk abadi yang tak bisa mati.
“Kau tidak suka?”tanyanya saat aku berhenti memotong steak di atas piringku.
“Ah..tidak. aku hanya bingung denganmu, bagaimana kau bisa bertahan tanpa sekalipun kencan?”aku kembali memotong bagiannya menjadi lebih kecil dan melihat darah yang masih segar mengalir di sana.
“Aku..aku hanya menyukai satu perempuan tiga tahun ini, tapi aku tidak yakin apakah orang itu juga menyukaiku”Kyuhyun menyisihkan kacang polongnya disisi piring.
“Siapa?”tanyaku penasaran.
Aku kembali focus pada darah itu, sekali lagi aku tergoda dengan darah yang sangat aku benci. Aku sangat benci saat setiap sel dalam tubuhku selalu menunjukkan perbedaanku dengan manusia. Aku membencinya, tapi aku tak bisa hidup tanpanya.
“Kau”ucap Kyuhyun.
Aku tertegun saat laki-laki itu mengakui perasaannya padaku. Cho Kyuhyun, harusnya kau tak pernah jatuh cinta padaku..aku bukan manusia normal yang bisa kau sukai begitu mudah. Aku hanya seorang monster yang bahkan bisa membunuhmu dengan sekali gerakan.
“Aku..tidak bisa melanjutkan kencan ini”ucapku segera bangkit dari sana dan meninggalkan Kyuhyun termanggu di meja dengan pisau dan garpu yang masih berada di genggamannya.
Kyuhyun hanya menatapku tanpa melakukan apa-apa. Ia masih terduduk tanpa suara dengan wajah kaget dan bingungnya. Kali ini aku harus lebih waspada lagi dengan semua ini, orang itu tidak boleh jatuh cinta padaku.
“Aku tidak bisa membiarkan manusia jatuh cinta padaku dan akhirnya mereka harus pergi meninggalkanku sendiri karena takdir”
*
Author
Siwon menatap Kyuhyun cemas. Laki-laki itu hanya mengaduk makanan di dalam mangkuknya sejak tadi. Segelas jus yang biasanya tandas dengan sekali teguk masih utuh tanpa tersentuh. Kyuhyun benar-benar sedang kacau, ia bertingkah seperti orang yang gagal dalam kencan pertamanya.
“Kau? Kenapa kau murung di pagi yang cerah seperti ini?”Siwon memulai percakapan.
“Aku mengatakannya”sahut Kyuhyun lemah.
“Jadi kau mengatakannya?”Siwon hampir saja tersedak.
Kyuhyun kembali mengaduk makanan itu lagi, kedua matanya hanya mengikuti arah sendok yang berputar tanpa semangat. Siwon menyandarkan punggungnya pada kursi dan meletakkan sendoknya di samping piring, sekarang ia tau apa penyebabnya, Kyuhyun sedang patah hati.
“Zia..gadis itu memang tak semudah itu di dapatkan!”serunya membuat Kyuhyun menatapnya.
“Aku sudah ditolak olehnya”sambungya lemah.
“Kau ini mahluk bodoh! Bagaimana bisa kau menyerah seperti ini, sadarlah Cho Kyuhyun! Kau bisa mendapatkan Zia!” ucap Siwon menggebu.
Kyuhyun menatap Siwon, hatinya setuju dengan apa yang Siwo katakan. Penolakan di awal bukannya sudah biasa terjadi? Apa ia akan mudah menyerah seperti itu? Apa bisa laki-laki seperti dirinya patah hati seperti itu?
Kyuhyun bangkit dari kursinya dengan senyum.
“Aku akan terus menyukainya apapun yang terjadi”Kyuhyun membanting sendoknya ke meja.
Siwon lalu tersenyum karena berhasil membuat sepupunya bangkit.
*
To Be Continued…
Please Read, Coment And Like ne.. ^^
Next Or No?
Unlovable by Lily Park