Cast:
-
Cho Kyuhyun
-
Park Lily
-
Other can find by your self
Genre : love, sad, tragic mybe
Leght : one shoot
Rating : PG-13
Author : Lily park
-
Fb: Nuril lailiyah (lily park)
-
Twitter : @magnolia2498
============================================================================================================================================================
Aku tau dari sekian lama kau selalu menyadari, aku
mengerti dari sekian waktu kau pasti menanti
Diriku
satu yang pernah membuatmu menangis,dirimu satu yang pernah membuatku bahagia
Hidupmu,
hidupku, hidup kita
Aku tau
ini sulit
Aku
bisa memahami kalau ini pahit
Aku
bisa merasakan sakit yang perih
Ku tau
kau menangis merintih pedih
Tapi
ini bukan saatnya untuk itu
Bukan
waktu untuk menjadi lemah
Bukan
saat untuk jatuh dan goyah
Hidupmu,hidupku,hidup
kita
Bila
memang takdir ini menyerah
Seakan
semuanya telah salah
Biarlah
semuanya berakhir indah
Dan
kini biarlah kita berpisah
Melalui
hidup tanpa ada resah
Walaupun
dunia akan menghilang, ingatlah aku akan selalu mencintaimu
walau aku tak berada di sampingmu untuk
melindungimu
==============================================================================================================================================================
Aku mencintaimu.
Aku katakan aku sangat mencintaimu Cho Kyuhyun. Sekarang aku berani mengatakannya.
Sungguh aku tidak pernah menyangka dapat mengatakan apa yang seharusnya aku
katakan. Meski awalnya semua itu sangat berat tapi sungguh aku sangat
mencintaimu. MY LAST ROMEO.. CHO KYUHYUN.
Bukan seperti apa
waktu akan menggambarkan perasaanku atau sebagaimana cahaya senja yang
terlukiskan di langit biru. Aku tidak bisa mengekspresikan rasa cintaku
untukmu. Namun aku akan menjadikanmu satu-satunya cinta yang akan ku bawa
sampai aku mati.
“saranghae,
Kyuhyun. Apa kau puas sekarang? . apa kau puas sudah membuatku mengatakannya?.
Kau ini.” namja itu baru saja membuatku mengatakan hal yang selama ini aku
tahan. Namja ini berhasil. Berhasil menawan hatiku yang terperangkap.
“aku belum puas.”
Dia tersenyum sangat evil. Namja ini berbisik. “ sebelum kau menjadi
yeojachinguku ,aku belum puas.” Lalu sedetik kemudian memelukku.
Ada saja cara
yang dia gunakan untuk menggodaku. Ish.. namja ini benar-benar membuatku
tertawa miris. Aku terjebak.
“ andwae. Aku
tidak mau.” Ku lepaskan pelukannya dan hendak pergi.
“ kau sudah
mengatakan bahwa kau mencintaiku bukan?. Park Lily, jadilah yeojachinguku.” Ku
rasakan tangannya menggenggam erat tanganku. Kemudian dia berlutut di depanku.
“ apa ketika aku
mengatakan aku mencintaimu kau menginginkanku menjadi yeoja milikmu?. Apakah
begitu?.” Apa yang kau pikirkan Kyuhyun.
Apa aku harus menjadi yeojamu dulu untuk bisa mendapatkan cintamu?.
“tidak. Tapi
ketika kau mengatakan itu. aku ingin menjadi satu-satunya dalam hidupmu dan
melindungimu. Lily.” Aku tersenyum dengan hati yang sangat lega.
“ BE MINE.” Aku
memeluknya. Rasanya benar-benar sangat luar biasa. Akhirnya semua ini menjadi
kenyataan yang membahagiakan. Satu tetes air mata mengalir di antara senyuman
kebahagiaan. Yang di namakan ketulusan dan cinta.
+++++++++++++++++++++++++=================================
Na ajikdo noreul jiul su eobseo
Jakku jakku niga saenggakna
Niga nomu bogoshipo
Aku
masih tak bisa menghapusmu
Aku
terus memikirkanmu
Aku benar-benar merindukanmu
++++++++++++++++++++++++++++++++++++===============================
Aku
masih tak menyangka waktu itu adalah waktu yang paling berharga walau pun
semuanya hanya akan menguap begitu saja. Kata rindu, kata cinta, kata sayang
hanya dapat menjadi kenangan. Semua ini menyakitkan. Hanya membuatku segera
ingin bersamamu. Aku ingin memelukmu dan bersandar di bahumu. Kyuhyun aku
merindukanmu. Sangat merindukanmu.
Satu
hari di musim dingin itu aku bersamamu di bawah salju pertama yang turun dengan
sangat indahnya. Menghiasi malam yang gelap dengan senyuman. Hari pertama musim
dingin.
“ha..
Kyuhyun. Berikan itu padaku. Kau ini. berikan saja itu padaku. kau tau itu
edisi terbatas. Kyuhyun aku mohon. OPPA.. AAA.. !!.” namja itu masih saja sama. Sama mencintaiku
dengan apa adanya. MY ROMEO. CHO KYUHYUN.
“apa?.
Kau memanggilku apa?. Aku tidak bisa mendengarnya Lily.” Dia dekatkan
telinganya dan tersenyum dengan evil.
“OPPA..
aku mohon. Berikan i-pod itu.” mau tidak mau aku harus berusaha mengambilnya
dari namja itu. bukannya
mengembalikannya dia malah memasukkannya ke dalam saku jas hangat yang dia
pakai. Menyebalkan.
“tidak.
Aku tidak mau. Nanti saja setelah umurmu genap 24 tahun baru aku kembalikan.
Bukankah itu 4 bulan lagi?. Tunggu saja sampai hari ulang tahunmu. Otte?.” Aku
hanya bisa menghela nafas sambil menahan jengkel. Hanya diam tanpa suara.
“ di
luar dingin. Genggam tanganku. Apa kau mau mati beku hem?.” Namja itu. meraih tanganku dan menggenggamnya
erat. Tangannya begitu hangat. Tapi.. tingkahnya masih saja sama.
“kau
ingat jeju akan ada festifal beberapa bulan lagi?.” Dia terus saja mengoceh.
Sedangkan aku terus saja diam mematung.
“
heya.. sudahlah jangan marah dengan itu. aku pasti akan menepati janjiku.
Ingatlah. Hari ulang tahunmu Lily.” Aku menatapnya nanar. Tatapan apa itu.
menggelikan. Ekspresi wajahnya.
“haha..
ne. Arra. Aku akan menghukummu jika kau lupa. Ingat tepati janjimu Cho Kyuhyun.
Awas kau.” Aku akhirnya tertawa bersamamu sepanjang jalan itu. malam yang indah
itu. hanya cinta. Cinta di antara butiran salju pertama musim dingin.
Waktu yang ada
memang tidak akan pernah sama. Waktu yang sama tidak pernah terulang untuk
kedua kalinya. Dan tak akan pernah kembali. Satu cinta yang pergi dan cinta
yang lain datang kembali. Tersakiti oleh satu cinta dan cinta yang lainnya yang
menyembuhkan. Aku yakin bahwa jika nanti aku mati hanya akan ada satu kali
tangisan. Aku yang akan mati satu kali dan hanya akan hidup satu kali. Aku
hanya diriku sendiri. Hanya aku sendiri. Hanya ada waktuku sendiri. Dan hanya
ada kesempatanku sendiri. Keyakinanku yang ada di hidupku.
@@@@@
Detik itu akan
berlalu seperti udara yang akan menghilang bersama angin yang berlalu dan
terlupakan . Kehidupan yang hanya satu kali itu. Kesempatan yang hanya satu
kali itu adalah kesempatan yang sangat berharga untuk dilupakan. Jatuh cinta
untuk pertama kalinya. Patah hati untuk yang pertama kalinya. Hidup yang
seperti itu. Impianku. Bersamamu. Aku berjanji aku akan selalu bersamamu. Hanya
bersamamu.Disenja itu, saat sang mega masih berjaya di sudut barat.. Masih ku
tatap bayang-bayangmu di atas pantulan air yang mengalir tenang.. Sebenarnya
apa yang sedang aku lakukan?
Saat itu.. Hatiku
pun menjerit, sebenarnya apa yang aku impikan?..
Kepastianmu..
Jangan katakan apa, kenapa , atau mengapa.. Apapun itu..Atau bagaimana,
darimana.. Semua hanya bayangan.. Kehadiranmu.. Rasa itu.. Semua itu.. Hanya
sebatas impian.. Impian senjaku di batas siang dan malam.. Aku hanya bisa
menghela nafas panjang.. Sebatas mimpi tak tersampaikan.. Sebatas harapan kosong
tak terwujudkan.. Cinta ini masih dalam bayang.
@@@@@
"kyuhyun,
apa yang sedang kau lakukan di sana?. apa kau mau jatuh dari sana?. ayo
turunlah." aku sedang memandangi
seorang namja yang masih sangat muda yang ada di atas pohon yang ada di samping rumahku. namja yang
seumuran denganku itu.
"sebentar
saja. naiklah. lihatlah ke atas sini."
namja itu malah menyuruhku naik ke atas pohon yang ku kira cukup tinggi
itu.
"mwo??? aku
tidak bisa memanjat pohon. aku takut jatuh dari sana. turunlah saja Kyu . Ayo.
Hari sudah mulai gelap." aku masih saja terus membujuk namja itu. Namun
bukannya turun dia malah menurunkan tangga tali dari atas sana.
"ayo..
Naiklah lily." akhirnya aku pun naik ke sana dengan malasnya. Saat aku
sampai di atas sana ku sangat terkejut.sebuah pohon rumah kecil telah di bangun
rapi di sana.
"saengil
chukkae.. Park Lily. Selamat untuk umurmu yang ke 14 tahun." namja itu
lalu memelukku sebentar. Aku terpukau. Tempat itu sangat mirip seperti yang aku
inginkan. Rumah kecil di atas sebuah pohon. Kado yang manis.
"gomawo.
Namja chingu ku yang paling baik." aku pun tersenyum dengan sumringah di
depannya.
"Lily..
Saranghae.. " aku hanya bisa terkejut dan terdiam. Tapi kau sahabat ku
Kyu. Sahabat.
@@@@@
“tersenyumlah
jangan cemberut seperti itu. kau itu seperti nenek-nenek saja.” Teriak Kyuhyun
yang sedang mengambil gambarku dari depan. Apa iya dia narsis di depan umum
seperti ini. wah.. benar-benar.
“smile..” senyum
yang ku paksakan akhirnya ada di ujung sana. Menyebalkan.
“lebih baik kau
tak pernah tersenyum juga. Senyum itu sangat palsu . apa kau tau?. Dasar kau.”
Senyum itu salah.
@@@@@@
Dalam waktu
sepuluh tahun. Hanya waktu seplu tahun namja itu meluluhkan hatiku. hanya dalam
waktu yang lam dia baru bisa meluluhkan hatiku. sebenarnya apa ini?. kenapa
harus menyadarinya dalam waktu yang lama. Apakah sebagai seorang yang berhati
seperti ku sangat sulit memahami kata cinta yang selama ini di abaikannya?.
Aku. Aku terlalu bodoh untuk menyadarinya. Sangat bodoh.
@@@@@
“ bagaimana jika
kita menikah?.” Suara itu tiba-tiba saja membuyarkan konsentrasiku pada es krim
yang sedang aku makan.
“menikah?.” Aku
hanya bisa tercengang.
“ iya menikah. Kau harus menikah denganmu Lily. Otte?. Kau mau kan
mendampingi hidupku?.” Aku hanya bisa membisu. Namja ini?. mengajakku menikah?.
Pulau jeju, seoul
, inggris, Bali, semua informasi tempat itu terjajar rapi di depan ku. Meja itu
sudah penuh dengan semuanya. Namja ini benar-benar serius dengan keputusannya
untuk mengajakku menikah. Mepersiapkannya dengan sangat teliti.
“ bagaimana?. Kau
mau menikah di mana?.” Tanya Kyuhyun dengan wajah berharapnya. Berharap aku
akan menjatuhkan pilihanku di salah satu tempat itu.
“ aku tidak tau.
Aku bingung. Semua tempat ini begitu indah. Begitu baik.” Ucapku pasrah .
“hem.... baiklah.
Bagaimana kalau kita menikah di semua tempat itu?. kau menyukainnya ? kau
mau?.” Namja ini?
“ bagaimana
carannya?. Kau ini?.” aku hanya bisa tersenyum kecil .
“ lihat saja
nanti.” Ucapnya dengan percaya dirinya.
Ada-ada saja.
....................................................................................................................................
11.30 P.M , APRIL
2014, 23
Aku menunggu
Kyuhyun di depan tempat les piano ku. Rasa bosan tiba-tiba saja datang.
Rasannya sangat membuatku ingin segera pulang. Rasa lelah mulai menghampiriku.
Tidak ada tanda-tanda kehadiran Kyuhyun yang semakin membuatku bosan . akhirnya
aku pun berjalan menyusuri jalan itu untuk menuju halte bus yang terdekat.
Jalan sudah muali sepi.
“kau di
mana?...........Kyuhyun....kyu.... Kyu.. jawab aku. Kau kenapa?.” Ku dengar
suara keras yang terdengar seperti tabrakan keras. Saat itu juga tepat di depan
mataku sebuah mobil sport hitam bertabrakan
dengan sebuah bus. Aku mendekat. Ku cermati mobil itu. terlihat seorang namja
yang paling aku cintai.
“KYU.............
“ Aku tidak bisa mengatakan apapun. Aku hanya bisa menangis.
“bertahanlah..
aku akan menolongmu Kyu.. bertahanlah sebentar lagi. Bertahanlah.” Aku terus
berusaha memecahkan kaca mobil dengan sekuat tenagaku. Lalu aku menarik Kyuhyun
dengan sisa tenaga itu.
“kyu.. bicaralah.
Bicaralah.. “ aku memeluknya. Sementara
banyak darah yang mengalir di beberapa bagian tubuhnya.
“Lily.. mianhae..
karena aku tidak bisa me..menemanimu. maafkan aku karena tidak bisa menepati
janjiku untuk melindungimu.” Setetes air mata mulai membasahi kening namja itu.
11. 59 P. M
“ maafkan aku
Lily.” Tangan namja itu mulai merasakan sakit yang mungkin sangat luar biasa.
“KYU..” dia
mencoba memelukku. Aku pun memeluknya.
“ saranghae..”
nafasnya yang memburu kemudian berakhir tanpa gerakkan sedikitpun.
“ KYUHYUN..
KYUHYUN.. CHO KYUHYUN.. JANGAN PERGI..” akhirnya namja itu pergi. Meninggalkan
diriku dalam pelukanku. Namja itu memulai cintanya dan mengakhiri cintanya
dengan baik. Tapi aku tidak akan pernah
mengakirinya. Namja itu tepat meninggalkan ku di hari ulang tahunku yang ke 24
. meninggalkan sejuta perasaan yang tidak akan pernah bisa di jelaskan dengan
kata-kata apapun.
----------------------------------------------------------------------------------------------------------
APRIL 2015, 24
“ Saengil
chukkae.... kau sudah berumur 25 tahun adikku tersayang.” Teriak juu hee dengan
kerasnya.yeoja itu lupa bahwa hari ini adalah peringatan kematian Kyuhyun.
“ ne... gomawo
eonni. Tapi aku akan pergi ke makam Kyuhyun saja.” Aku mengambil tas ku dan
belalu keluar rumah.
Satu tahun.
Kejadian itu sudah terjadi satu tahun yang lalu. Satu hari yang mengubah
hidupku . satu malam yang sanggup merebut kebahagiaanku. Menit-menit yang
merenggut kebahagiaanku. Hari itu aku telah mati bersama Kyuhyun. Hari itu Lily
sudah mati bersama orang yang paling di cintainya. Mengubur cinta bersama dia.
Kyuhyun.
Aku meletakkan
lily putih itu di depan sebuah gundukan besar. Di sana orang yang paling aku
cinta bersemayam. Kembali tetesan air mata itu terjatuh dan mengalir di sana.
“aku sangat merindukanmu
Kyu. Kau sangat jahat meninggalkanku seperti ini. kau tega meninggalkanku di hari ini.” entahlah. Mungkin tangisan itu
tak akan pernah terdengar olehnya hanya sia-sia saja.
“ dia sudah pergi
Lily, tidak seharusnya kau menyalahkan dia seperti itu.” seorang wanita setengah baya mengusap
pundakku . tangisku mulai mereda. Aku tau mungkin itu adalah eomma Kyuhun.
“ aku tau eomma.”
--------------------------------------------------------------------------------------------------------
“ kau harus
memeriksakan keadaanmu yang seperti itu. kau tau kau itu mengkhawatirkan.” Ucap
eomma saat di meja makan.
“ aku tidak
apa-apa. Aku baik-baik saja. Jangan khawatirkan aku eomma.” Aku melahap sup
kecambah yang tersaji di atas meja.
“tidak. Kau harus melakukannya. Aku akan menemanimu. Ayo cepat habiskan
makananmu dan kita pergi ke rumah sakit.tidak ada kata tidak untuk ini.” eomma
menegaskan ke harusan itu. kenapa dia begitu khawatir?.
@gyuwon hospital
“ nyonya park.
Saya ingin bi cara dengan anda.” Ada apa ini. kenapa dokter hanya ingin bicara
dengan eomma ku saja?. Ada apa?.
“eomma?.” Dia
tersenyum ke padaku menepis semua rasa khawatir itu.
“ gwencana. Semua
akan baik-baik saja sayang. Tidak akan terjadi apapun.” Ucapnya dengan nada
yang membuatku cemas. Aku akhirnya memutuskan untuk duduk kembali diam dengan
berjuta pertanyaan yang tak terjawab.
========================================================
Aku berjalan dengan gontai ke arah halte bus
yang menjadi tempat Kyuhyun untuk terakhir kalinya. Aku ingin mengenang tempat
itu. Kyu, bagaimana rasanya kematian? Apa kau mau tau bagaimana rasanya.
Kyuhyun bersabarlah aku akan bersamamu di sana. Aku akan segera menemuimu.
“saranghae
Kyuhyun.”
Leukimia. Dokter
memfonisku leukimia. Ada apa ini tuhan? Apakah kau ingin menyatukan aku dan
Kyuhyun di sana?. terima kasih untuk
cintamu. Terima kasih untuk semuanya. Halyang paling indah untuk ku kenang
meskipun aku tidak pernah tau kapan aku akan bertemu lagi denganmu . mungkin di
kehidupan kedua. Apakah aku akan ingat?. Apakah aku akan ingat semua rasaku
saat bertemu denganmu?. Saat jantung ku berdebar. Saat nafasmu sesak saat melihat seseorang ingatlah itu
aku. Kyuhyun. I TOLD YOU, I WILL DIE.
Did it
pass by...Our love
Is it just a heart-breaking memory..
It's turning around...Your heart...Can't I catch it with my tears...
My love I love you, I love you..Are you listening...
My love...Don't forget...Don't erase...Our love..
Can you see my tears. I long for you all day
My heart beat when we kissed but now it's all a memory
My love I love you, I love you...Are you listening
My love Don't forget Don't erase... our love..
Everyday I long for you. That's how my day goes by. Where are you...
I'm sorry I'm sorry that I can't forget you...
My love come back to me.. Don't leave my side, please...
Is it just a heart-breaking memory..
It's turning around...Your heart...Can't I catch it with my tears...
My love I love you, I love you..Are you listening...
My love...Don't forget...Don't erase...Our love..
Can you see my tears. I long for you all day
My heart beat when we kissed but now it's all a memory
My love I love you, I love you...Are you listening
My love Don't forget Don't erase... our love..
Everyday I long for you. That's how my day goes by. Where are you...
I'm sorry I'm sorry that I can't forget you...
My love come back to me.. Don't leave my side, please...
THE END
KEEP RCL NE...
^_^
MIAN NE GAJE
BYE BYE.. SEE YOU
AGAIN LATER